- Warga negara Brunei, MIA, menganiaya rekannya hingga tewas di Blok M, Jakarta Selatan, pada 6 Mei 2026.
- Pelaku memukul kepala korban dengan botol kaca karena tidak terima ditegur terkait masalah pribadi mereka.
- Polda Metro Jaya menangkap tersangka di Kebayoran Lama setelah korban meninggal dunia di rumah sakit setempat.
Suara.com - Polisi mengungkap motif di balik aksi perkelahian berujung maut, yang dilakukan oleh warga negara Brunei Darussalam, Muhammad Imran Ali (MIA) alias Woodyrman.
Woodyrman saat itu terlibat perkelahian dengan warga negara Brunei lainnya, berinisial MHF (30) di kawasan Blok M. Pelaku saat itu memukul bagian kepala korban menggunakan botol yang berada di dalam tas.
“Insiden tersebut disebabkan adanya masalah pribadi antara pelaku dan korban," ujar Katimsus Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel, saat dikonfirmasi, Kamis (28/52026).
Breggy menuturkan pertengkaran keduanya terjadi akibat pelaku tersulut emosi lantaran tidak terima ditegur oleh korban.
Saat ini Woodyrman telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
"Pelaku berinisial MIA ditangkap di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin dini hari, 25 Mei 2026," kata Breggy.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa tragis ini terjadi di kawasan Blok M Hub, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026.
Insiden tersebut sempat viral di media sosial setelah rekaman video keributan beredar luas.
Dalam video yang beredar, korban terlihat terlibat cekcok dengan pelaku sebelum akhirnya tersungkur di jalan.
Baca Juga: Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas
"Korban diduga dipukul menggunakan paper bag yang berisi botol kaca," ucap Breggy.
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP).
Namun setelah beberapa hari dirawat, korban dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.
Berita Terkait
-
Saling Kenal dan Mabuk, Ini Motif Selebgram Brunei Woodyrman Hantam Rekannya hingga Tewas
-
Selebgram Brunei Woodyrman Akui Mabuk saat Hantam Rekannya Pakai Botol hingga Tewas
-
Profil Woodyrman, Selebgram Penganiaya Warga Negara Brunei Darussalam di Blok M sampai Tewas
-
Viral Duel Maut WNA Brunei di Blok M, Korban Tewas Setelah 10 Hari Kritis di ICU
-
Selebgram Woodyrman Jadi Tersangka usai Aniaya WNA hingga Tewas di Blok M
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Rp 1,3 Triliun Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan di Sumut
-
Perang AS vs Iran Kembali Meledak! Kuwait Langsung Aktifkan Pertahanan Udara
-
Gerakan Pilah Sampah Jakarta Masih Berproses, Dampaknya Belum Terlihat
-
Kasus Duel Maut WNA Brunei di Blok M Masuk Radar Interpol, Ini Motifnya
-
Skandal Riset AI Kedokteran Demi Travel Grant, MGBKI Desak Audit Total
-
Bandar Abbas Dibombardir, Militer Iran Balas Dendam Serang Dua Pangkalan Udara AS
-
Kesaksian Akbar Husein soal Tragedi Bawaslu 2019: Ditangkap, Disiksa, hingga Ada yang Meninggal
-
Sok Jagoan di Tol JORR! Pengemudi Ngamuk Pukul Spion Pakai Besi, Polisi Buru Pelaku
-
Donald Trump: Tidak Ada Satu Negara Pun Boleh Kendalikan Selat Hormuz
-
Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran di Jabar, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan di Sumedang