/
Rabu, 20 Juli 2022 | 17:29 WIB
Ayana Moon

Fresh.suara.com - Ayana Moon, selebgram mualaf asal Korea Selatan, baru-baru ini jadi sorotan lantaran mengunggah foto diri tanpa hijab di Seoul, Korea Selatan. Ayana Moon menegaskan, kondisi dan situasi di Korea Selatan jadi alasan mengapa dirinya tidak mengenakan hijab dan menggantinya dengan hoodie dan topi sebagai gantinya. 

Terlepas dari kehebohan yang terjadi, perjalanan Ayana Moon menjadi mualaf pun menarik untuk disimak. Ayana mengaku dirinya sudah memeluk Islam sejak lama. Kini, genap 10 tahun sudah Ayana menjadi seorang Muslim. 

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah, apa agama yang dipeluk Ayana Moon sebelum mendapat hidayah dan menjadi mualaf? Ternyata pertanyaan tersebut sempat diarahkan kepada Ayana saat dirinya menjadi tamu di channel YouTube RANS Entertainment milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

"Aku (sebelum mualaf) enggak punya agama," ungkap Ayana Moon.

Sejak kecil, Ayana mengaku tak pernah mendapatkan pendidikan mengenai agama dari keluarganya. Ayana juga menjelaskan, dirinya menjadi mualaf saat masih duduk di bangku SMA.

Awal ketertarikannya dengan Islam adalah berkat kebiasaannya membaca buku bertema kebudayaan. Bukan hanya itu, saat menonton berita mengenai perang Irak, ia juga awalnya merasa heran dengan kebiasaan masyarakat Timur Tengah yang menutup aurat dengan jilbab dan mendirikan Salat.

"Waktu itu saya masih di SD. Waktu itu saya suka belajar tentang budaya, baca buku. Saya nonton news di TV ada perang Irak. Jadi saya nonton wanita muslim pakai jilbab, menutup aurat, dan salat itu aneh," ujar Ayana Moon.

Kepada Raffi dan Nagita, Ayana mengaku amat tersentuh saat mengetahui bahwa makan babi adalah haram hukumnya bagi umat Muslim. Padahal, ia terbiasa menyantap daging babi.

"Tidak makan babi tapi di Korea semua makan babi. Waktu itu, saya pikir merasa babi itu enak banget, tapi kenapa mereka tidak makan babi? Jadi pengin tahu," ujar Ayana Moon.

Baca Juga: Anak Fashion SCBD Sebut Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil, Anies Baswedan Curhat Begini

Berawal dari rasa heran itu, Ayana lantas mulai tekun mempelajari Islam. Awalnya, Ayana mengenal Islam bukan sebagai agama, melainkan budaya. Sempat diragukan kesungguhannya oleh keluarganya, Ayana memutuskan untuk pergi ke Malaysia untuk memperdalam Islam.

"Sebenarnya waktu itu, ketika saya bilang masuk Islam mereka syok. Cuma mereka pikir saya enggak serius. Tapi, waktu saya ke Malaysia mereka syok. Karena saya mau belajar tentang Islam di Korea nggak bisa," ujar Ayana Moon.

Load More