Fresh.suara.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea menyoroti isu terkini mengenai kenaikan harga BBM bersubsidi yang dirasa memberatkan rakyat. Ia menilai, seharusnya ada anggaran belanja negara lain yang bisa dipangkas, ketimbang harus mencabut subsidi BBM.
“BBM naik alasannya karena pemerintah terlalu berat bebannya untuk membiayai subsidi. Apakah ada cara lain dengan cara merelokasi anggaran lain?” buka Hotman Paris dalam reels terbarunya di Instagram.
Ia lantas mencontohkan biaya pensiun anggota DPR dan DPRD yang diberikan seumur hidup setelah seorang anggota dewan menjabat.
“Contoh, DPR, DPRD berhak pensiun seumur hidup setelah selesai menjabat,” ujar Hotman.
Ia lantas mempertanyakan, bagaimana mungkin anggota DPR dan DPRD yang hanya mengabdi sebanyak 1 atau 2 periode saja, berhak memperoleh uang pensiun seumur hidupnya.
“Di mana substansinya, di mana alasan pembenarannya DPR atau DPRD cuma menjabat mungkin 1 atau 2 kali tapi dia berhak pensiun, mendapat uang pensiun seumur hidup dan itu adalah menjadi beban APBN?” tanya Hotman.
Ia lantas meminta agar para anggota DPR dan DPRD memikirkan hal tersebut demi kepentingan masyarakat yang lebih luas.
“Tolong DPR atau DPRD pikirkan nasib rakyat, Salam Hotman Paris,” tutup Hotman.
Baca Juga: Selvy Kitty Ungkap Rahasia Ranjang: Women On Top dan Dildo Warna-warni
Berita Terkait
-
Berani! Pengacara Dukun Sebut Hotman Paris Belepotan Bicara soal Hukum
-
Hotman Paris Sempat Dibujuk Tangani Kasus Ferdy Sambo: Kali Ini saya Tidak Bisa
-
Akhirnya! Hotman Paris Senggol Pengacara Dukun Firdaus Oiwobo soal Polisikan dr Richard Lee
-
Desak Kapolri Harus Malam Ini Juga, Hotman Paris: Negara Ini Milik Rakyat!
-
Luput dari Sorotan, Hotman Bocorkan Isu Utama di Sidang Sambo - Brigadir J
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil