Fresh.suara.com - Acha Septriasa baru-baru ini menjadi sorotan lantaran ulah sang adik, Jossi Marcheli Risaputra, yang dituding rasis.
Hal ini berawal dari TikTok yang tengah ramai video anak-anak memberikan reaksi mengenai trailer dari film The Little Mermaid yang dibintangi Halle Bailey sebagai Ariel.
Kemunculan sang aktris memang menjadi perbincangan publik hingga menimbulkan pro dan kontra. Hal tersebut dikarenakan sosok Ariel yang digambarkan bermata biru, kulit putih, dan rambut merah, yang berbeda dengan sosok Halle Bailey.
Kemudian video reaksi dari para pengguna TikTok itu diparodikan oleh Jossi Marcheli Risaputra. Di sebuah video, ia tampak menyaksikan trailer itu. Video direkam dari arah belakangnya.
Namun ketika ia berbalik menghadap kamera karena terkejut, Jossi Marcheli Risaputra terlihat mengenakan masker wajah berwarna hitam.
"Mommy! She like me," ujarnya, Selasa (20/9/22).
Cuplikan video tersebut ramai menjadi perbincangan netizen luar negeri terutama warga kulit hitam yang menilai jika aksi yang dilakukan Jossi Marcheli tersebut adalah sebuah tindakan rasis.
Hal ini berimbas pada Acha Septriasa, banyak yang meninggalkan komentar di akun Instagram miliknya, mereka mengomentari foto kakak beradik tersebut.
"Kamu punya adik yang rasis," tulis netizen dengan bahasa Inggris.
Baca Juga: 4 Fakta Stevi Agnecya Jadi Mualaf dan Kini Berhijab
"Benarkah pria rasis di TikTok itu adalah adikmu?" tanya warganet.
Ada pun netizen yang menyarankan Acha Septriasa agar mengajak adiknya berdiskusi mengenai kehebohan yang terjadi.
"Kamu harus berbicara secara serius dengan adikmu mengenai video rasis yang dibuatnya dan membuat pernyataan terbuka terkait hal itu. Kami tunggu," desak netizen.
Sampai saat ini, Acha Septriasa tampak belum memberikan klarifikasi mengenai sang adik yang viral dituding rasis usai memparodikan video reaksi warga kulit hitam saat melihat trailer film The Little Mermaid.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi