Fresh.suara.com - Lucinta Luna yang selalu menjadi perhatian publik lantaran penampilannya yang kian merubah-rubah bentuk wajahnya itu kini muncul dengan pernyataan yang mengejutkan.
Bagaimana tidak, Lucinta Luna bercerita pada saat dulu ia bercita-cita menjadi orang kaya dan terkenal. Dia juga mengaku bahwa awalnya mencoba untuk menjual diri atau melonte.
"Pengen jadi perempuan cantik. Pengen kaya, pengen terkenal, punya segala-galanya, pengin nikah sama cowok yang ganteng, punya anak, meskipun kayaknya gak mungkin,” kata Lucinta Luna dikutip dari YouTube Melaney Ricardo, Jumat (21/10/2022).
Lucinta Luna pun mengakui jika dirinya sempat menjual diri atau melonte untuk mendapat pendapatan yang instan. Pasalnya, lingkungan salon yang membuatnya merasa penasaran dengan banyak pelanggan yang sehabis nyalon kemudian dijemput mobil.
“Ya berawal sih pada saat itu aku coba-coba ngelonte. Ya gue gak munafik kalau istilahnya cari duit yang instan kayak gitu, apalagi pertemanan gue saat itu zaman-zaman salon kan banyak enong-enong yang dateng ke salon terus sering gue keramasin. Kayaknya enak gitu tiba-tiba pas udah selesai diblow sama gue dicurly, tiba-tiba ada mobil jemput," ungkap Lucinta Luna.
Lebih lanjut, Lucinta pun akhirnya diajak untuk bekerja di luar negeri oleh seorang kenalannya. Pada saat itu, ia diajak ke negara Singapura untuk pertama kali.
“Nah dapetlah gue kenalan juga, maksudnya kayak emak-emak gue, dia tg lah ngajak gue ke luar negeri. ‘Ngapain mak? lu mau duit banyak gak? iya tapi ngapain. lu udah gak perawan lagi kan?’ awalnya nanya gue itu, (terus dijawab) ‘belum mak gue masih perawan, gue jalan sama cowok aja ga pernah’, makanya gue pengin tau belajar, gimana rasanya, ’yaudah ikut emak’. Pertama-tama gue diajak ikut ke Singapura,” ujar Lucinta.
Dari situlah Lucinta Luna mencoba untuk menjual dirinya untuk mendapat keuntungan yang instan.
“Tapi gue harus ada persen-persenan nya. Nah dari situ lah gue udah mulai menjajakan diri dengan cara ngelonte,” pungkas Lucinta Luna.
Baca Juga: Sedih! Video Anak Korban Gagal Ginjal Akut Sehari Sebelum Meninggal
Berita Terkait
-
Benarkah Rizky Billar Pernah Pacari Lucinta Luna?
-
Jatuh, Payudara Lucinta Luna Diduga Dipegang Lelaki Ini
-
Lucinta Luna Telepon Okan Cornelius sambil Mendesah-desah: Udah Nggak Tahan Nih!
-
Diduga Lepas Hijab, Penampilan Marissya Icha Malah Dibilang Mirip Lucinta Luna
-
Bryan Domani Disebut Terangsang Dipeluk Lucinta Luna: Ada yang Menonjol Tapi Bukan Bakat!
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Video Sumpah Injak Al-Quran di Malingping Viral, MUI Lebak: Itu Haram
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Siap-Siap! Sekda Segera Umumkan Daftar ASN yang Terlibat Jual Beli Jabatan di Bogor
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Minat Investasi Emas Melonjak, Ini Cara Jual Beli Aman Tanpa Potongan Tersembunyi
-
Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural