Michelle Ashley alias MA, anak dari penyanyi Pinkan Mambo, berjuang untuk melanjutkan pendidikan setelah mengalami pelecehan seksual oleh ayah tirinya, Steve Wantania. MA hanya disekolahkan oleh sang ibu hingga lulus Sekolah Dasar (SD) saja. Ia mengaku tidak melanjutkan sekolah setelah kasus itu.
MA tidak tahu mengapa Pinkan Mambo tak mengurus lanjutan sekolahnya lagi usai kasus itu. Ia hanya bisa menduga bahwa sang ibu mungkin merasa malu atau tidak mampu untuk membiayai pendidikannya.
Berbeda dengan Pinkan Mambo, Sandy Sanjaya ayah kandung MA justru merencanakan kembali masa depan sang putri yang sempat terenggut. Mantan suami Pinkan Mambo ini menyarankan agar MA terjun ke dunia bisnis.
Namun, karena keterbatasan pendidikan MA ingin menekuni bidang entertaiment seperti sang ibu. Menurutnya, bidang tersebut tidak membatasi seseorang berdasarkan pendidikannya.
"Papa menyarankan aku untuk mendalami dunia entrepreneur. Tapi aku lebih melihat ke Mami, di bidang entertainment, karena pekerjaan itu tidak dibatasi pendidikan tertentu," ungkap MA dikutip dari kanal YouTube Deddy Corbuzier, Minggu (6/8/2023).
Meskipun MA lebih minat di dunia hiburan tetapi sang ayah tetap ingin dirinya melanjutkan pendidikan. Oleh karena itu, Sandy Sanjaya mendaftarkan MA ke sekolah kejar paket untuk SMP dan SMA.
"Papa akan taruh aku ke sekolah, ambil paket (kejar paket atau sekolah kesetaraan, Paket B dan C untuk SMP dan SMA) karena ngejar waktu banget," tutur gadis berusia 17 tahun tersebut.
Hal inilah yang juga menjadi alasan MA meminta dokumen pentingnya seperti KTP ke Pinkan Mambo.
"Untuk itu aku perlu mendapatkan semua dokumen identitas, berkas KK, akte, dan KTP. Tapi karena Mami tahan itu semua, jadi nggak bisa. Papa serta aku akan usahakan supaya dapat," terang MA.
Baca Juga: Pinkan Mambo Mewek: Saya Cuma Jual Pisang Untung 1000 Perak, Nggak Mungkin Nyuruh Lesti Cerai
MA berharap agar sang ibu bisa memberikan dokumen-dokumen tersebut sehingga ia bisa melanjutkan pendidikannya. Ia juga berharap agar sang ibu bisa menerimanya kembali dan memberikannya kasih sayang yang ia butuhkan.
Kisah MA adalah kisah yang tragis. Namun, kisahnya juga bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. MA tidak menyerah pada keadaan dan terus berjuang untuk masa depannya. Kita semua harus belajar dari semangat MA dan tidak pernah menyerah pada mimpi kita, apa pun yang terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM
-
Tema Hari Pendidikan Nasional 2026 Apa? Ini Panduan Lengkapnya dari Kemendikdasmen
-
Segera Susul El Rumi, Ahmad Dhani Bocorkan Rencana Pernikahan Dul Jaelani dan Tissa Biani
-
Mendobrak Eksplorasi Provokatif lewat Benturan Humor Gelap Film The Drama
-
Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Satgas PASTI Blokir 951 Entitas
-
Arema FC Dibantai Persebaya 4-0, Manajemen Singo Edan Murka dan Tebar Ultimatum
-
DPR Kritik Usulan Menteri PPPA Soal Pemindahan Gerbong Wanita KRL: Perbaiki Sistem!
-
Jalan Aek Nabara-Negeri Lama-Tj Sarang Mulai Diperbaiki Tahun Ini, Total Anggaran Rp 158 Miliar
-
Iran di Ambang Kronis, Kemiskinan dan Pengangguran Mendarah Daging
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini