SuaraGarut.id - Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat, menggelar pemantauan rutin terhadap bahan pangan, selama Ramadhan ini.
Langkah itu dilakukan, menyusul meningkatnya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan kemarin.
Bentuk kegiatan yang dilakukan polisi yakni, setiap Polsek menggelar patroli rutin di pasar tradisional yang ada di tingkat kecamatan.
Petugas Babinkamtibmas yang ada di tingkat desa pun memantau ketersediaan bahan pokok dengan mendatangi grosir dan warung sembako.
Kegiatan jajaran polisi ini terangkum dalam tribratanews.polresgarut.
"Patroli ini kita lakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi penimbunan hingga menimbulkan kelangkaan barang di masyarakat," ujar Kapolsek Bungbulang, Ajun Komisaris Polisi Usep, Minggu, 26 Maret, 2023.
Berdasarkan pantau saat ini persediaan sembako di masyarakat relatif stabil dan kondusif. Harga yang mengalami kenaikan diantaranya seperti Beras Premium berkisar di Rp 13.000 setiap kilogramnya.
Kapolres Garut, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rio Wahyu Anggoto, menyatakan pemantauan terhadap kebutuhan pokok ini akan dilakukan oleh jajarannya setiap hari.
"Saya berharap stabilitas pangan dan harga pangan tetap terjaga di Garut," ujarnya.***
Baca Juga: Bukan Polemik Timnas Israel, Gubernur Herman Deru Khawatirkan Hal Ini Sambut Piala Dunia U-20
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar