SuaraGarut.id - Puluhan warga di Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat tertipu oleh program bantuan LPG 5 Kg yang akan dibagikan secara cuma-cuma.
Namun bukannya tabung LPG 5 Kg yang didapat, warga malah diwajibkan beli regulator LPG. Akibatnya warga mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Lurah Ciwalen, Cecep Nurdiansyah kepada wartawan mengaku merasa dibohongi oleh orang yang mengaku petugas akan membagikan bantuan tabung LPG 5 Kg.
"Terusterang saya kecewa karena telah dibohongi oleh orang yang mengaku dari perusahaan yang akan memberikan bantuan tabung LPG 5 Kg," kata Cecep saat dikonfirmasi.
Cecep tidak menampik pihaknya telah mengeluarkan surat izin sosialisasi untuk bantuan LPG 5 Kg kepada warganya.
Namun kenyataanya, kata Cecep, pelaku malah memanfaatkan surat izin tersebut untuk meraup keuntungan dengan menjual regulator gas.
"Awalnya izin sosialisasi bantuan LPG 5 Kg namun malah jualan regulator. Terus terang saya kecewa dan merasa dibohongi," katanya.
Cecep berjanji akan bersama-sama memikirkan bagaimana solusi terbaiknya untuk meminimalisir kerugian yang dialami warganya.
"Nanti kita sama-sama pikirkan dan saya akan bergerak mengecek perusahaannya. Kita kejar dulu pelakunya," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
-
Puluhan Emak-emak Ontrog Kantor Kelurahan Ciwalen Garut Setelah Tertipu Sosialisasi Bantuan LPG 5 Kg, Begini Modusnya!
-
Sosialisasi Tol Getaci Sudah Sampai di Banyuresmi Garut, Uang Ganti Rugi Tidak Lama Lagi Cair
-
Turnamen Sepakbola Ngabuburit Ramadan Usia 40 Bergulir, Bupati Garut: Sudah Tua Masih Berani Main Bola
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Karim Adeyemi Tinggalkan Dortmund, Resmi Bergabung dengan Barcelona
-
Purbaya Bingung Jakarta Bikin Obligasi Daerah: Buat Apa? Kan Uangnya Banyak?
-
Baru Diangkat Jadi PPPK, Empat ASN Palembang Dipecat usai Absen Kerja Lebih dari 100 Hari
-
Tak Mau Ada Korupsi dari Investasi, 12 Entitas BUMN Asuransi Dibuang
-
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
-
Bye Kusam! 4 Micellar Water Licorice untuk Kulit Bersih, Sehat, dan Cerah
-
Antrean Biosolar Diurai, 13 SPBU di Palembang Kini Buka 24 Jam
-
Menteri Mukhtarudin Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Kementerian demi Perlindungan Pekerja Migran
-
Jawab Kritik, Waket Komisi XIII DPR: Revisi UU HAM Perlu Keterlibatan Koalisi Masyarakat Sipil
-
Perbedaan Warm, Cool, dan Neutral Undertone untuk Bedak, Jangan Sampai Salah Shade!