/
Kamis, 30 Maret 2023 | 15:16 WIB
Ketua Bawaslu Kabupaten Garut, Dr. Ipa Hafsiah Yakin meminta ada evaluasi terhadap hasil kerja Pantarlih. (SuaraGarut.id/Jay)

SuaraGarut.id- Ketua Bawaslu Kabupaten Garut, Dr. Ipa Hafsiah Yakin meminta ada evaluasi  terhadap hasil kerja Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

Evaluasi dilakukan termasuk pada tahap pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih yang diawasi oleh petugas pengawas di kelurahan dan desa.

"Alhamdulillah hampir seluruh kecamatan sudah merekomendasikan kepada PPK yang tidak sesuai prosedur yang dilakukan Pantarlih. Contohnya ada yang sudah dipasang stiker tapi tidak dilakukan pencoklitan, ada yang sudah dilakukan pencoklitan tapi tidak dipasang stiker alasannya habis," katanya ditemui saat rapat koordinasi pengawasan Pemilu 2024 di Fave Hotel Garut, Rabu (29/03/2023.).

Ipa mengungkapkan adanya berbagai kendala di lapangan. 

Di antaranya ketika petugas Pantarlih melaksanakan pendataan namun ada orang yang tidak bisa ditemui.

"Proses coklit itu semua sudah selesai sampai tanggal 14 Maret kemarin sama rekan-rekan dan sekarang kita lagi persiapan proses untuk daftar pemilih sementara," katanya.

Selanjutnya sesuai dengan regulasi Undang-undang Nomer 7 Tahun 2017, Pasal 104 huruf d bahwa Bawaslu berkewajiban memberikan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan pengawasan Pemilu yang dilakukan oleh Panwas Kecamatan.

"Artinya rapat koordinasi hari ini adalah indikator dari pembinaan kita dan evaluasi dari pengawasan terhadap pelaksanaan kerja-kerja yang dilakukan oleh Panwaslu Kecamatan," katanya.

Dikatakannya, Bawaslu Garut menemukan banyak prosedur Coklit yang dilanggar.

Baca Juga: DPR Akan Hadirkan Menkopolhukam, Menkeu dan Kepala PPATK untuk Bahas Perbedaan Data Transaksi Janggal Rp349 Triliun

Temuan ini akan menjadi bahan saran perbaikan kepada pihak terkait. (*)

Editor: Mustika Ati

Load More