SUARA GARUT - Ida Dayak dan minyak bintang yang digunakanya untuk mengobati orang sakit, menjadi perbincangan.
Dengan minyak bintang yang dioleskan kepada pasiennya, Ida Dayak mengaku bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Di antaranya, patah tulang, stroke dan sebagainya.
Lantas, apa itu minyak bintang Ida Dayak dan terbuat dari apa saja bahan bakunya?
Minyak bintang Kalimantan Timur ini ternyata terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda.
Dikutip dari laman warisanbudaya.kemdikbud.go.id, Jumat (7/4/2023), minyak bintang terdaftar sebagai warisan budaya tak benda tahun 2011 dengan nomor pencatatan 2011001286.
Disebutkan, minyak bintang asal Kalimantan Timur masuk domain Pengetahuan dan Kebiasaan Perilaku Mengenai Alam dan Semesta.
Dijelaskan juga, minyak bintang merupakan salah satu ilmu magis yang berkembang dalam masyarakat Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.
Ini digunakan untuk bertahan dan menyerang musuh di amsa masih sering terjadi peperangan antar suku.
"Menurut kepercayaan masyarakat, ilmu minyak bintang dapat menghidupkan pemiliknya yang mati terbunuh," tulis laman warisanbudaya.kemdikbud.go.id.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-22 Terhindar dari Grup Neraka, CdM SEA Games 2023: Tetap Waspada
Lantas dari bahan baku apa saja minyak bintang ini dibuat?
Dari penelusuruan garut.suara.com, ternyata ada beragam pendapat.
Akun YouTube Pen Invasion yang tayang 2019 lalu, menjelaskan beraga pendapat bahan baku minyak bintang tersebut.
Pertama, dari otak manusia yang terbunuh.
Kedua, dari otak ular piton.
Ketiga dari minyak mustika yang berasal dari pusar ular piton yang mati.
Keempat, dari burung tertentu yang kakinya dipatahkan berkali-kali. Burung kemudian dijemur di atas pohon hingga mengeluarkan minyak.
Itulah minyak bintang yang digunakan Ida Dayak untuk mengobati pasiennya. Lantas apa bahan baku sebenarnya? Wallohu alam. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?
-
Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global
-
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
-
7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet
-
Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB
-
Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri
-
Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis
-
Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji