/
Rabu, 19 April 2023 | 19:03 WIB
Penamapakan fenomena gerhana matahari yang terjadi pada 20 April 2023. (Foto: akun TikTok @jemen03)

SUARA GARUT - Badan Riset dan Inovasi Nasional mengatakan gerhana matahari hibrida akan terjadi pada 20 April 2023 mendatang, menurut pihak Brain gerhana ini akan terjadi selama 3 jam lebih 5 menit.

Gerhana matahari hibrida, merupakan salah satu dari empat jenis fenomena gerhana matahari, fenomena astronomis ini akan terjadi apabila matahari bulan dan bumi sejajar baik sebagian maupun seluruhnya.

Namun, hal itu bergantung pada bagaimana ketiganya berada dalam posisi sejajar yang dapat memberikan penampakan gerhana matahari yang unik dan menarik.

Sementara itu, dalam setahun fenomena gerhana matahari hanya terjadi dua kali, fenomena gerhana matahari terbagi menjadi 4, seperti yang dikutip suara.garut.com dari akun TikTok @jemen03 pada Rabu (19/4/2023).

1. Gerhana matahari total
2. Gerhana matahari cincin
3. Gerhana matahari sebagian
4. Gerhana matahari hibrida

Untuk gerhana matahari hibrida sendiri disebut sebagai gerhana langka dan aneh pasalnya, gerhana ini hanya terjadi beberapa kali dalam satu abad.

Selain itu, gerhana matahari hibrida juga merupakan gabungan dari tiga jenis gerhana matahari yang lain.

Menurut Nasa solar system, fenomena ini terjadi karena permukaan bumi yang melengkung sehingga, terkadang gerhana dapat bergeser antara tampak seperti gerhana matahari cincin dan gerhana matahari total, saat bayangan bumi bergerak melintasi bola bumi.

Maka dari itu akan ada wilayah yang mengalami gerhana matahari cincin juga ada yang mengalami gerhana matahari total. (*)

Baca Juga: Presiden PKS Mendadak Kunjungi Markas PPP, Mardiono Bongkar yang Akan Dibahas: Pasti Ngomongin Politik

Editor: Farhan

Load More