/
Kamis, 20 April 2023 | 14:05 WIB
Hari Raya Idul Fitri menjadi hari kemenangan bagi umat Muslim. Namun tahukah Anda? Perayaan hari raya idul fitri ternyata ada kaitannya dengan kebudayaan jahiliyah.(foto: suara.com)

SUARA GARUTHari Raya Idul Fitri merupakan perayaan besar yang menjadi hari kemenangan bagi seluruh umat Muslim. Hari kemenangan ini dicapai setelah umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan berjuang mengendalikan nafsu.

Hari Raya Idul Fitri juga menjadi momen bagi umat Muslim untuk saling bermaafan. Momen ini sudah menjadi tradisi perayaan yang dilakukan sejak zaman nabi dahulu.

Oleh karena itu, sebagai umat Muslim wajib mengetahui sejarah atau awal mula diselenggarakan Idul Fitri.

Sejarah Hari Raya Idul Fitri berkaitan dengan dua peristiwa dalam sejarah Islam, yaitu perang Badar dan Hari Raya masyarakat Jahiliyah.

Perayaan Idul Fitri pertama kali digelar pada tahun ke-2 Hijriah yang bertepatan dengan kemenangan kaum muslim pada perang Badar.

Setelah perang, secara tidak langsung umat Muslim merayakan kemenangan dengan penuh rasa syukur dan gembira.

Tak hanya kemenangan dalam perang, tapi juga kemenangan karena berhasil berpuasa selama satu bulan di saat itu.

Sehingga ini mulai menjadi tradisi dan ibadah yang dilakukan umat muslim hingga saat ini.

Sebelum itu, tepatnya sebelum agama islam datang, kaum Arab Jahiliyah merayakan dua hari yang sangat meriah.

Baca Juga: Posko THR Kemnaker Tetap Melayani Aduan Selama Libur Lebaran dan Cuti Bersama

Disebutkan dalam hadits bahwa Idul Fitri yang kini dirayakan setiap tahun, tak lepas dari sejarah tradisi masyarakat Jahiliyah yang memiliki kebiasaan khusus bermain dalam dua hari.

Dua hari tersebut diisi oleh perayaan yang sangat meriah dengan tradisi mabuk-mabukan dan menari. Konon merupakan pengaruh budaya dari orang Persia kuno.

Namun, setelah Rasulullah mendapat perintah untuk menyebarkan Islam dan jalan kebenaran yang berasal dari Allah, tradisi tersebut berubah. Dalam hal ini, Rasulullah mengganti hari raya masyarakat Jahiliyah dahulu menjadi perayaan yang lebih baik, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. (*)

Editor: Farhan

Load More