SUARA GARUT - Dijaman yang modern seperti sekarang ini, banyak orang lebih suka hal-hal yang praktis, termasuk dalam memilih makanan.
Salah satunya memilih mie instan sebagai solusi yang praktis saat lapar melanda.
Namun disisi lain mie instan dapat membayakan kesehatan tubuh kita.
Mie instan dapat menghambat nutrisi yang masuk ketubuh kita. Mie instan mengandung kalori yang cukup tinggi karena kandungan karbohidrat dan natrium yang lebih dominan.
Mie instan akan lebih lama dicerna didalam perut bahkan setelah beberapa jam setelah dikonsumsi.
Berikut bahaya-bahaya lain yang mengintai dibalik lezat dan praktisnya mie instan.
1. Bahaya Pencernaan
Mie instan sulit untuk dicerna didalam perut, hal ini membuat kinerja sistem cerna menjadi lebih berat sehingga dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan.
2. Tekanan Darah Tinggi
Baca Juga: Tidak Bisa Sholat, Ini Amalan yang bisa Dilakukan Wanita saat Haid
Kandungan garam dan natrium yang tinggi, dalam satu kemasan mengandung 860 mg.
Kandungan itu belum termasuk makanan lain yang dikonsumsi pada waktu yang bersamaan, padahal dianjurkan dalam satu hari tidak lebih dari 2.000-2.400 mg.
Konsumsi natrium yang terlalu banyak dapat menyebabkan darah tinggi dan rusaknya pembulu darah.
3. Gangguan Jantung
Didalam mie instan mengandung MSG, untuk meningkatkan rasa supaya lebih gurih, mengonsumsi MSG yang terlalu banyak dapat memicu gangguan pada jantung.
4. Gangguan Ginjal
Kandungan garam yang tinggi dapat mempengaruhi fungsi ginjal, hal ini akan menyebabkan pembengkakan pada kaki dan penumpukan cairan disekitar paru-paru dan jantung.
Jadi bagaimana makan makan mie instan yang sehat?
1. Batasi frekuensinya jangan terlalu sering.
2. Sesuaikan dengan porsi terutama asupan karbohidrat.
3. Cara makan yang tepat, tambahkan dengan protein, sayur dan telur.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus
-
Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal
-
BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel
-
Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta
-
QLola by BRI Hadirkan Pengalaman Baru untuk Perkuat Layanan Digital Bisnis
-
Musim Kemarau Ekstrem, Kilang Plaju Salurkan Bantuan Logistik untuk Petugas BPBD Sumsel
-
Dokter Gigi Ini Ubah Konsep Klinik untuk Bikin Pasien Lebih Nyaman