SUARA GARUT - Komisi Pemilihan Umum menggelar diskusi bersama media dengan tema urgensi pengaturan kampanye di media sosial dan literasi digital pada pemilu 2024 di Media center KPU.
Pentingnya riset mengenai penataan kampanye politik di media sosial. Anggota KPU Agus Melaz menanggapi hasil temuan Center for Publik Policy Research (TII).
Menurutnya hasil penelitian tentang penataan regulasi kampanye politik di media sosial jelang Pemilu dan Pilkada serentak 2024 yang informatif dan edukatif.
"Terima kasih atas temuan catatan dan rekomendasi yang diberikan kepada KPU," kata Melaz di akun youtube KPU RI dikutif garut.suara.com, Kamis (4/5/2023).
Lebih lanjut menjelaskan KPU diberikan mandat untuk menyusun regulasi terkait kampanye.
"Kita punya mandat undang-undang yang jelas maka dia punya kewenangan untuk meregulasi tahapan-tahapan. Nah konteksnya ini kan konteks tahapan, PKPU kampanye menjadi salah satu prioritas," katanya.
Hal tersebut, imbuhnya, mengingat perkembangan kampanye pemilu 2024 diproyeksi akan banyak menggunakan media sosial pemanfaatan media sosial.
"Oleh karena itu sebagai lembaga yang saya tentu mau tidak mau dia harus menjangkau itu semua. Nah makanya kemudian apa pengaturan itu makin di intensifkan," katanya.
Melaz menambahkan, belajar dari pengalaman Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 hoax dan ujaran kebencian justru mengemuka dan ditransmisikan melalui media sosial secara terus.
Baca Juga: Nikita Mirzani Kini Singgung Biaya Sunat Antonio Dedola: Dia Sunat Aja Gua Bayarin!
Agar iklim kampanye yang sehat sebagaimana yang dimandatkan undang-undang, KPU tidak bisa lepas dari norma undang-undang Nomor 7 Tahun 2017.
Namun, kata Melaz, iklan kampanye di media sosial menjadi sesuatu yang perlu didefinisikan tersendiri.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan