SUARA GARUT - Anies Baswedan dijegal untuk menjadi Calon Presiden (Capres) di Pemilu 2024.
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh membenarkan adanya pencekalan di lapangan.
"Fakta di lapangan ada itu. Pastilah itu," ujar Surya Paloh saat ditanya wartawan belum lama ini.
Surya Paloh mengaku sudah menjadi konsekwensi yang harus diterima ketika mendeklarasikan Anies Baswedan akan dapat banyak jegalan.
Menurutnya, penjegalan itu ada tapi tidak bisa mengetahui siapa yang melakukan penjegalnya.
"Ibarat angin desirannya terasa ada tapi tidak bisa membuktikan angin itu ada. Saya engga tau mungkin dari supranatural," ucapnya.
Namun Surya Paloh memiliki keyakinan jika Anies Baswedan akan tetap maju dan bisa berkompetisi di Pilpres 2024.
"Optimis maju. Kalaupun gagal saya akan mengakui kekalah terhadap orang yang menggagalkannya," ujarnya.
Menurutnya, pencalonan Anies Baswedan sebagai Capres bukan tindakan pragmatisme melainkan panggilan sejarah.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Pastikan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pencabulan Mario Dandy Terhadap AG
"Ini panggilan untuk menyatukan plurarisme dan nasionalisme. Jadi ini adalah panggilan sejarah," pungkasnya.
Diketahui Anies Baswedan mantap menjadi Capres setelah pertama kali dideklarasikan oleh Partai Nasdem kemudian diikuti oleh Demokrat dan PKS.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim