SUARA GARUT - Rebecca Klopper disebut hanya menjadi korban dalam kasus video syur yang viral di media sosial. LBH HKTI siap membantu pacar dari Fadly Faisal itu.
Video syur Rebecca Klopper selama 47 detik itu memang masih jadi perbincangan di masyarakat. Ditambah adanya sejumlah pihak yang melaporkan Rebecca ke polisi karena diduga menjadi pemeran dalam video itu.
LBH HKTI juga ikut memberi perhatian pada kasus tersebut. Namun ia menilai jika Rebecca Klopper merupakan korban dalam video tersebut.
"Dari pengamatan kami, RK ini adalah korban. Patut diduga bahwa video yang beredar ini sangat janggal," ujar kuasa hukum LBH HKTI dilansir dari kanal Youtube Was Was.
Bisa jadi Rebecca terinidikasi pengaruh obat, minuman, atau dalam tekanan jika terbukti jadi sosok wanita dalam video tersebut.
"Video RK (Rebecca) dengan artis lain itu jelas berbeda. RK sendiri bisa jadi tak tahu saat divideokan, bisa dalam kondisi tak sadar. Imbau ke RK untuk beri klarifikasi ke media agar semuanya menjadi jelas dan tak menjadi sorotan yang negatif," katanya.
Pihaknya pun akan segera menemui Rebecca untuk memberi bantuan hukum dan siap mendampinginya.
"Kami beri perhatian khusus karena RK ini korban dan seolah-olah RK ini salah sampai ada yang melaporkan. Padahal ada pihak lain yang mesti bertanggung jawab," ucapnya.(*)
Editor: Firman
Baca Juga: Fakta-Fakta Inara Rusli, Istri Virgoun dalam Proses Gugatan Cerai yang Belum Diketahui Publik
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal
-
5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan
-
Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua