SUARA GARUT - Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Menristek) Nadim Anwar Makarim akhirnya membocorkan solusi penuntasan tenaga honorer 2024 mendatang.
Permasalahan honorer yang terus mendapat sorotan lintas kementerian akhir-akhir ini tampaknya mulai mengerucut pada sebuah solusi berbasis teknologi.
Solusi penuntasan masalah honorer terungkap di acara Rapat dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI bersama pemerintah di gedung Nusantara II, Senayan Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurut Menteri Nadim Makarim, jika pola lama terus dibiarkan berlarut-larut, maka persoalan honorer tidak akan pernah tuntas.
Oleh sebab itu, rencananya persoalan honorer akan ditarik ke pemerintah pusat dengan solusi yang dikelan dengan tiga pilar solusi honorer ala Menteri Nadim.
Jika sebelumnya pemerintah memberikan mandat daerah mengajukan usulan formasi, tahun 2024 akan diubah secara total.
Senada dengan Kemendikbudristek, Kemenpan RB, tampaknya sudah menyepakati terkait perubahan pola rekrutmen pegawai ASN yang selama ini digunakan.
Kemenpan RB, saat ini tengah menyusun sebuah pormula baru dalam menuntaskan masalah honorer dengan rancangan peraturan pemerintah (RPP) manajeman ASN.
RPP Manajeman ASN ini, diharapkan bisa menjawab permasalahan honorer terutama tenaga guru.
Dengan RPP tersebut, pola rekrutmen akan diberikan sepenuhnya kepada sekolah.
Dimana Kepala Sekolah nantinya akan memiliki hak otoritas untuk mengusulkan formasi dari basis data yang disebut Menteri Nadim Market Place.
Sekolah bisa dengan leluasa merekrut ASN sesuai kebutuhanya, berdasarkan jumlah siswa yang ada di sekolahnya.
Tidak cukup sampai disitu, terkait anggaran yang selama ini selalu menjadi perdebatan, nantinya pemerintah pusat akan mentrasnfer langsung anggaran ke rekening sekolah.
"Dana Alokasi Umum (DAU) untuk gaji ASN akan sitrasnfer langsung ke rekening sekolah terpisah dari Dana BOS," kata Menteri Nadim saat RDP bersama Komisi X DPR RI.
Meski begitu, nantinya data best akan dikunci secara otomatis sehingga tidak bisa digunakan begitu saja selain untuk gaji ASN. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
5 Panduan Takbiran di Bali Jika Idulfitri Berbarengan dengan Nyepi
-
Nyepi 2026 Tahun Saka Berapa? Ini Maknanya
-
Arus Mudik Lebaran 2026: Kalikangkung Jadi Titik Krusial, Kenaikan Kendaraan Capai 3 Ribu per Jam
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Arahan Presiden, Kemenpora Cairkan Bonus Sekaligus Tanggung Pajak Peraih Medali ASEAN Para Games
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
RAM 16GB di Harga 4 Jutaan? Intip 5 Laptop Kejutan untuk Lebaran 2026 Ini!
-
Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera