SUARA GARUT - Tiga wisatawan di Pantai Bobos Santolo, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat tergulung ombak saat berenang.
Ketiganya sedang asik berenang pada Jumat (9/6/2023) sekira pukul 16.10 WIB bersama teman-temannya.
Tiga korban berhasil dievakuasi Sat Polairud Polres Garut dari tengah pantai. Dua korban selamat namun satu orang meninggal dunia.
Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro melalui Kasat Polairud Polres Garut AKP Anang Sonjaya mengimbau kepada wisatawan agar berhati-hati saat berenang di pantai Selatan Garut.
"Pantai Selatan Garut memiliki ombak yang cukup deras sehingga membahayakan wisatawan yang berenang," kata Anang Sonjaya kepada wartawan, Sabtu (10/6/2023).
Anang membeberkan, peristiwa tiga wisatawan yang digulung ombak bermula saat sembilan wisatan berenang bersama di Pantai Bobos Santolo.
"Sedang asik berenangtiba-tiba ada satu temannya bernama Raya (19) yang tidak bisa berenang berteriak minta tolong dan melambaikantangan," ujarnya.
Lalu dua temannya bernama Nadif (19) dan Agi (19) berusaha untuk menolong. Namun dalam usanya itu,tiba-tiba datang ombak dan menggulung ketiganya.
"Dua orang berhasil dievakuasi, namun Agi terbawa ombak hingga ke tengah pantai," ungkapnya.
Saat ditemukan di sekitar pantai, Agi sudah terkulai lemas. Lalu tim Sat Polairud mengevakuasi ke PKMCikelet namunnyawa Agi tidak tertolong.
"Jasad Agi kini dibawa ke RSUD dr Slamet Garut untuk dipulasara sebelum dibawa oleh keluarga ke rumah duka," tandasnya.(*)
Berita Terkait
-
Tiga Hari Pencarian, Tim Gabungan Berhasil Temuka Dua Jenazah Wisatawan yang Tergulung Ombak di Pantai Selatan Garut. Begini Kronologinya
-
Berenang di Area Terlarang, Dua Orang Wisatawan Hanyut Tergulung Ombak di Pantai Santolo Garut
-
Tergulung Ombak dengan 4 Temannya, Satu Remaja Hilang di Pantai Pulau Merah
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan