SUARA GARUT - Diduga tak punya uang untuk bayar paket COD, seorang ibu membayar dengan sayuran kacang dan oyong.
Video tersebut diunggah oleh akun Tiktok @uhuy, beberapa waktu lalu.
Dalam unggahan video tersebut tampak seorang kurir berada di pinggir jalan dekat kebun.
Kurir itu mencoba menginformasikan kepada seseorang via gadget mengenai kejadian yang menimpanya dalam bahasa Sunda.
"Duh..ada orang CODnya dua puluh lima ribu. Tapi dia gak punya uang,nih?" kata sang driver.
"Kata saya, gimana ya bu, masa diambil lagi?" tanya driver itu
"Gimana atuh jang, soalnya tidak punya uang," kata si ibu yang ditirukan oleh driver ojol tersebut.
"Gimana kalo pake pake kacang dan oyong?" tambahnya.
Terdengar driver itu pun tersenyum, pasalnya dirinya tidak mungkin setor ke kantor ekspedisi membawa oyong dan kacang.
Baca Juga: Bocoran dari Hasto PDIP Soal Cawapres Ganjar; Bulan September Diharapkan Sudah Mengerucut
Namun driver itu pun merasa tak tega melihat ibu tersebut karena mengaku tidak punya uang.
Si ibu ingin paket, tapi tidak punya punya uang.Dia hanya mempunyai beberapa ikat kacang panjang dan oyong dalam plastik hasil memetik dari sawah.
Akhirnya driver itu menerima pembayaran COD tersebut dengan kacang panjang dan oyong.
"Ya, sudahlah. Lumayan dibawa ke rumah buat disayur," kata driver itu.
Belum dijelaskan lokasi kejadian itu. Namun diduga masih di daerah Jawa barat.
Unggahan tersebut telah dilihat sebanyak 61 ribu dan mendapat 5,6 ribu komentar.
Beberapa warganet mendoakan sang driver agar banyak rejeki.Tak sedikit juga yang berkomentar jika tak punya uang jangan memesan paket COD. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antrean Mengular di SPBU Bali, Ini Janji Pertamina
-
Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan