SUARA GARUT - Sejak awal menurut Ketua RT 06 RW 04 Cilandak Barat Malkan, dirinya tidak pernah punya masalah dengan pedangdut Dewi Perssik.
Ketua RT Malkan memang tidak ingin mencari masalah dan menciptakan masalah dengan siapapun, termasuk Dewi Perssik.
"Buat pribadi saya sih sebenarnya nggak ada masalah, kalaupun ada guncang-ganjing sana-sini ya mungkin ada miskomunikasi ataupun di luar kendali saya," kata Malkan dikutip Senin, (3/7/2023).
Selama ini, menurut Ketua RT Malkan hubunganya dengan Dewi Perssik tergolong baik, dan tidak ada masalah.
"Yang terjadi saat ini, mungkin ada salah komunikasi, salah informasi atau Miss," kata Ketua RT Malkan.
Kalaupun ada kesalahan saya, sambung Ketua RT Malkan, dirinya meminta maaf kepada Dewi Perssik.
"Tapi Insya Allah sih mungkin ini bukan kesalahan dari kita, permasalahan, karena memang saya mendapatkan informasi ini kan dari Ustadz," ujarnya.
Akan tetapi menurut Ketua RT Malkan, dirinya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa atas peristiwa yang terjadi dengan Dewi perssik.
Pada dasarnya memang tidak ada masalah, yang terjadi saat ini kemungkinan karena adanya kesalah pahaman saja.
Baca Juga: BRI Liga 1: Bhayangkara FC Targetkan Poin Penuh di Kandang PSIS Semarang
Malkan berharap, walaupun tidak ada pertemuan kembali, dirinya menginginkan permasalahan ini selesai.
"Kalau memang ini dianggap kesalahan saya, saya minta maaf," tandasnya.
Sebagai manusia biasa, mungkin bisa salah tapi saya kan cuma mendapatkan informasi dari seorang ustadz.
Meski begitu, kata Ketua RT Malkan dirinya tidak ingin menyalahkan siapapun.
"Udah saya anggap ini selesai, dan titik intinya kalau ada khilaf ataupun kesalahan saya Minta maaf," tegasnya.
Sebelumnya dikabarkan, Dewi Perssik mengamuk mendengar informasi dari asisten rumah tangganya, jika Ketua RT 06 Cilandak Barat meminta pungutan uang sebanyak 100 juta rupiah.
Padahal yang terjadi sebenarnya, menurut Malkan bukan seperti itu.
Saat Sapi qurban itu mau dinaikan ke atas mobil truk, dirinya dimintai tolong untuk membantu.
Lantas dia berseloroh, dibayar seratus jutapun dia menolak.
Hal itupun terjadi lantaran adanya miskomunikasi kedua belah pihak.
Saat itu, Ketua RT Malkan kecewa, karena Sapi qurban yang sudah dipegang-pegang seorang anak kecil, tiba-tiba mau dibawa lagi.
Oleh sebab itulah dirinya berseloroh, walau dibayar 100 jutapun dirinya enggan membantu menaikan keatas mobil truk. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan