SUARA GARUT - Ibunda Aldila Jelita, Marjam Abdurahman mengungkapkan hal tak terduga soal kesalahan fatal Indra Bekti yang membuat Aldila Jelita mengunggat cerai.
Kesalahan fatal ini disinggung Marjam Abdurahman ketika menanggapi kabar rujuknya Aldila Jelita dan Indra Bekti.
Marjam Abdurahman mengaku sangat marah ketika sang anak membuat keputusan untuk kembali rujuk dengan Indra Bekti. Pasalnya, Indra dinilai telah melakukan kesalahan fatal yang tak bisa diperbaiki.
“Ini kesalahan yang Bekti dibikin udah fatal, udah nggak bisa diperbaiki,” kata Marjam Abdurahman.
Menurut Ibu Aldila Jelita, Indra Bekti sempat ketahuan melakukan kesalahan fatal pada tahun 2016 silam. Lalu Indra mengulanginya lagi pada Desember 2022 tepat di hari ulang tahunnya.
“Sudah pernah terjadi tahun 2016, sekarang diulang lagi dan sudah diazab sama Allah tahun dua ribu kemarin, itu waktu Desember, waktu dia ulang tahun,” tambahnya.
Selain menyebutkan kesalahan Indra Bekti, ibu Aldila Jelita juga menyebut Indra dengan sebutan ‘penjahat kelamin’.
“Lihat dulu dong kalian ibu-ibu seluruh dunia, termasuk Indonesia, kalau punya anak diambil dengan penjahat kelamin, terus mau menyerah lagi?,” tanya Marjam Abdurahman dengan rasa amarah.
Dari kasus tersebut, Marjam menyebut ia akan terus mempertahankan sang anak, Aldila Jelita hingga mati. Karena ia tak ingin sang anak masuk neraka. (*)
Baca Juga: Usai Menertawakan Momen HUT RI, Mayang Lucyana Resmi Dilaporkan dan Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan