/
Sabtu, 26 November 2022 | 18:21 WIB
Penyerang Timnas Ekuador #13 Enner Valencia (atas) menyundul bola selama matchday kedua Grup A Piala Dunia 2022 Qatar antara Belanda vs Ekuador di Stadion Internasional Khalifa di Doha pada 25 November 2022. (Alberto PIZZOLI / AFP.)

Enner Valencia, striker Ekuador saat ini menduduki puncak daftar top skor Piala Dunia 2022. Satu golnya ke gawang Belanda pada Sabtu (26/11) dinihari WIB membuat ia sudah mengoleksi 3 gol di Qatar. 

Dua gol lainnya yang ia cetak di partai pembuka melawan tuan rumah. Tiga gol striker 33 tahun itu membuatnya lebih unggul dibanding megabintang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang baru cetak 1 gol. 

Pemain bernama lengkap Enner Remberto Valencia Lastra lahir di Esmeraldas, sebuah kota di pantai barat laut Ekuador. 

Ayahnya, Remberto adalah seorang penjual susu sapi. Tiap hari, sang ayah berkeliling dengan gerobaknya menjual susu sapi. 

Berlatar belakang keluarga tak mampu, Enner Valencia di awal karier sepak bola harus susah payah mendapat uang untuk akomodasi. 

Namun hal itu tak menghalangi Valencia merajut mimpi mengubah keluarganya menjadi lebih baik lewat sepak bola. Apalagi Remberto termasuk orang tua yang gila bola. 

Ada satu cerita menarik soal masa kecil Valencia yakni saat Remberto mengumpulkan banyak kain yang kemudian ia bentuk seperti bola. 

Bola itu yang digunakan Valencia untuk berlatih tiap harinya. Remberto terpaksa melakukan hal itu karena tak cukup uang untuk membeli bola sepak. 

Pada 2008, Valencia masuk ke salah satu tim sepak bola di kota kelahirannya, Caribe Junior. Tim ini juga yang pernah dibela oleh eks pemain Manchester United, Antonio Valencia. 

Baca Juga: Australia Ungguli Tunisia 1-0 di Paruh Pertama Lanjutan Piala Dunia 2022

Menariknya bakat Valencia justru dilihat oleh mantan pelatih Lionel Messi di Argentina, Jorge Sampaoli. Saat itu Sampaoli melatih Emelec, tim kedua Valencia.

Karier Valencia di klub Emelec pun semakin bersinar. Dalam periode tiga tahun, Valencia persembahkan 27 gol untuk Emelec. 

Ia pun kemudian pindah ke Pachuca, klub yang berkompetisi di Liga Meksiko. Ini menjadi klub pertama Valencia di luar Ekuador. 

Peluang untuk menjadi bintang semakin terbuka bagi Valencia takkala ia mendapat tawaran dari klub Liga Inggris, West Ham pada 2014. 

Sayang karier awalnya di benua Eropa tak berlangsung mulus. Valencia hanya mampu mencetak 8 gol saja dari 54 pertandingan. Ia pun dipinjamkan West Ham ke Everton. 

Karier Valencia pun melorot tajam di Eropa. Ia terpaksa kembali ke Liga Meksiko dan bergabung ke Tigres UANL pada 2017. 

Load More