/
Rabu, 14 Desember 2022 | 17:13 WIB
Indra Sjafri Lakukan Pertemuan dengan Ajax dan Feyenoord, Apa yang Dibahas?/Instagram @indrasjafri_coach

Pada era 70 hingga 80-an, dua raksasa Liga Belanda, PSV dan Ajax pernah datang ke Indonesia untuk melakoni laga uji coba melawan tim Liga Indonesia. 

Ialah PSV yang menjadi klub pertama dari Liga Belanda datang ke Indonesia. PSV sambangi Indonesia pada 1971. Saat itu, Rood-witten melakoni laga uji coba melawan PSMS Medan, Persebaya dan Timnas Indonesia

PSV bahkan tercatat tiga kali datang ke Indonesia. Setelah 1971, PSV kembali datang pada 1987 dan 1988. Sementara Ajax dua kali datang ke Indonesia. 

Pertama, Ajax datang ke Indonesia pada 1975. Di kedatangan pertamanya ini, Ajax melakoni laga uji coba melawan Manchester United dan tim All Indonesia, tim gabungan dari era Galatama. 

Ajax kemudian datang kedua kali pada 11 Mei 2014 melawan Persija di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. 

Nah setelah dua klub besar Belanda tersebut, tahun ini giliran penguasa Liga Belanda lainnya yang datang ke Indonesia yakni Feyenoord

Namun, tidak seperti Ajax dan PSV, Feyenoord datang bukan untuk melakukan uji coba. 

Dua perwakilan Feyenoord yakni Gido Vader, Manager of International Relationship dan Koen Stam, Head of Methodology datang sebagai pembicara di seminar Upgrade Filanesia (Filosofi Sepak Bola Indonesia) atau yang disebut Filanesia 2.0, pada hari Kamis tanggal 15 Desember 2022. 

Seminar ini sendiri telah berlangsung sejak 6 Desember lalu dan akan berakhir pada 19 Desember 2022. 

Baca Juga: Ketika Para Legenda Timnas Brasil Saksikan Kehebatan Lionel Messi

Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menyambut positif kesanggupan hadirnya perwakilan dari Feyenoord untuk memberikan materi dalam seminar Filanesia 2.0.

“Saya kira kita butuh masukan, saran dan perbaikan dari semua pihak yang bersinggungan langsung dengan Filanesia. Pelatih-pelatih, mantan pemain tim nasional, tim medis, dan tujuh universitas yang bekerja sama dengan PSSI (UNP Padang, UNJ Jakarta, UPI Bandung, STKIP Pasundan, UNY Yogyakarta, Universitas Surabaya, dan UM Malang), dan nanti ada perwakilan dari Feyenoord yang mungkin bisa berbagi pengalaman dan masukan bagi Filanesia 2.0 ini,” jelas Indra mengutip dari laman resmi PSSI. 

Filanesia sendiri adalah sebuah filosofi yang akan menjadi fondasi dan karakter sepak bola Indonesia, baik untuk pembinaan usia dini sampai profesional dari segi individu maupun tim.

Load More