Warga Maroko menuntut adanya investigasi terkait hilangnya tiket pertandingan babak semifinal Piala Dunia 2022 antara Maroko vs Prancis, Kamis (15/12) dinihari WIB.
Melalui media sosial, sejumlah penggemar mengungkap keterkejutan dan kekecewaan mereka atas hilangnya tiket pertandingan babak semifinal Piala Dunia 2022.
Para suporter di Maroko frustasi dan meminta PSSI-nya Maroko, FRMF untuk segera membuka penyelidikan atas hilangnya tiket. Mereka menuding hilangnya tiket dengan kasus penggelapan.
Seperti dilansir dari lematin.ma, dalam sebuah rekaman yang viral di sosial media, sejumlah warga yang kenakan jersey Maroko turun ke jalan dan memprotes hilangnya tiket tersebut.
Para suporter membentangkan spanduk dan berteriak menuding salah satu Exco FRMF, Mohamed Boudrika. Anggota Exco FRMF ini dituding sebagai biang kerok hilangnya tiket pertandingan Prancis vs Maroko.
"Boudrika si pencuri, Boudrika si pencuri," teriak warga Maroko.
Sebelumnya, FRMF berjanji memberikan tiket gratis sebanyak 13ribu untuk para penggemar menonton langsung pertandingan Prancis vs Maroko di Qatar.
Mohamed Boudrika sempat menyebut bahwa tiket tersebut ditujukan gratis kepada semua orang di Maroko. Ia menyebut bahwa pembagian tiket akan dilakukan pada Selasa (13/12) waktu setempat.
Namun tiket gratis itu tak pernah sampai ke warga Maroko. Sejumlah media lokal Maroko melaporkan tiket tersebut didistribusikan dengan cara mencurigakan dan mengarah ke pasar gelap.
Baca Juga: Meski Kalah, Pemain Timnas Maroko Tetap Lakukan Sujud Syukur
Hilangnya ribuan tiket tersebut juga bersamaan dengan dibatalkannya tujuh penerbangan yang sempat dijadwalkan maskapai Royal Air Maroc dari Casablanca ke Doha, Qatar.
Keputusan ini sangat mengecewakan ribuan penggemar Maroko yang sangat ingin menonton langsung pertandingan Prancis vs Maroko.
Laga Prancis vs Maroko yang berlangsung dinihari tadi berakhir dengan kemenangan Les Blues. Kylian Mbappe dkk meraih kemenangan 2-0 atas tim Singa Atlas.
Berita Terkait
-
Profil Youssouf Fofana, Gelandang Prancis Andalan Didier Deschamps
-
Viral Video Lama Janji Mbappe Kalau Bertemu Maroko: Saya Harus Menghancurkan Achraf Hakimi
-
Josko Gvardiol, Bek Kroasia yang Siap Jadi Rebutan Klub-klub Besar Eropa
-
Gagal ke Final Piala Dunia 2022, Timnas Maroko Disambut Sebagai Pahlawan oleh Rakyatnya
-
Mbappe Minta Maaf dan Hampiri Penggemar yang Terkena Tembakan Bola Nyasar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Apa Urgensinya?
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan
-
4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk