Duka mendalam masih terasa di publik sepak bola pasca wafatnya legenda Brasil, Pele. Banyak cerita menarik seputar kehidupan Pele, baik di dalam ataupun di luar pertandingan.
Salah satu cerita menarik di luar pertandingan tentang Pele, datang dari seorang jurnalis asing bernama Leonardo Sakamoto.
Pada 1999 saat Timor Leste melaksanakan referendum untuk lepas dari Indonesia, ia meliput di sana. Leonardo akui dirinya bisa aman tanpa alami cedera setelah 'menjual' nama Pele.
Leonardo menceritakan bahwa pada periode itu, dirinya datang ke Timor Leste untuk meliput jelang pelaksanaan referendum. Kondisi Timor Leste saat itu genting.
Pada satu waktu, Leonardo tertahan di pos pemeriksaan Tentara Indonesia. Ia menyebut kala itu kondisi sangat mencekam, sebagai orang asing nyawanya bisa terancam.
"Ketika itu mereka menghentikan mobil dan masuk. Saat memeriksa ada senapan runcing yang dibawa. Para pemeriksa itu sadar bahwa saya adalah orang asing dan berada di tempat yang salah," ungkap Leonardo seperti dikutip uol.com.br
Leonardo mendapat pemeriksaan cukup rumit saat itu. Ia lalu berkata dengan spontan kepada pemeriksannya bahwa dirinya ialah teman Pele.
"Saya tinggal di Brasil. Saya teman Pele," ucap Leonardo dalam bahasa Indonesia.
"Mungkin itu terdengar konyol, tetapi saya memang menggunakan bahasa Indonesia untuk mengatakan hal tersebtu," tambahnya.
Baca Juga: Sisi Lain Pele: Anaknya Jadi Bandar Narkoba hingga Tutup Mata Soal Korupsi FIFA
Leonardo mengaku bahwa kata itu diucapkan spontan dan ia tak pernah tahu bahwa Indonesia memiliki kecintaan pada sepak bola, dan tentu saja Pele.
Setelah mengucapkan itu, Leonardo kemudian bisa lolos dari pos pemeriksaan tersebut. Ia mengaku lupa lokasi saat dirinya sempat tertahan dan terancam mati.
Leonarod hanya ingat bahwa lokasi tak jauh dari desa yang menuju ke Maubisse. Saat ini Maubisse merupakan subdistrik di Distrik Ainaro, Timor Leste.
"Salah seorang pemimpin militer di sana yang cukup senior kemudian membiarkan saya lewat. Ia juga sudah memberi tahu penjaga di pos pemeriksaan selanjutnya agar saya diizinkan lolos," kenang Leonardo.
"Sungguh menakjubkan bagaimana Pele memang lebih dari sosok pemain bola. Pele berkaitan dengan kegembiraan, keberadan yang sulit dan banyak hal lainnya,"
Berita Terkait
-
Sisi Lain Pele: Anaknya Jadi Bandar Narkoba hingga Tutup Mata Soal Korupsi FIFA
-
Pelabuhan Santos Akan Berganti Nama Menjadi Pelabuhan Santos Pele
-
Pele Ternyata Hampir Bergabung dengan Manchester United Setelah Menolak Tawaran AC Milan dan Real Madrid
-
Paus Benediktus XVI dan Kecintaannya pada Sepak Bola, Momen Lucu Saat Jumpa Pele
-
Video Langka! Pertandingan Pertama Pele, Langsung Cetak Gol di Usia 15 Tahun
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Ratusan Kepala SPPG Dipecat, 455 Dapur MBG Ditutup
-
Makan Malam Berubah Jadi Mimpi Buruk, 8 Anggota Keluarga Tewas dalam Penembakan Montana
-
Totalitas Tanpa Batas! Rachma Julia Siapkan Single Baru Sambil Galang Aksi untuk NTT
-
GPI Ajak Warga Tak Terprovokasi Aksi Demo: Jangan Klaim Diri Merepresentasikan Rakyat
-
5 Pasangan Zodiak yang Paling Tidak Cocok Dijadikan Rekan Kerja Satu Tim
-
Secret Service Buka Suara, Nyawa Anak Bungsu Donald Trump Dihargai Rp156 Miliar
-
Persib Bandung Luncurkan Jersey Musim Kompetisi 2026/2027
-
ISPA Palembang Tembus 9.313 Kasus Saat Kabut Asap Karhutla, Ini Data Terbarunya
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara