Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengatakan masih banyak kekurangan meski skuad Garuda berhasil mengalahkan Filipina dengan skor 2-1 pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2022 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Senin (2/1).
Kemenangan tersebut mengantarkan Indonesia ke babak semifinal sebagai runner-up Grup A, meski punya poin sama dengan Thailand, yaitu 10. Tim Gajah Perang berhak jadi juara grup karena menang 3-1 atas Kamboja.
Ini membuat Thailand unggul selisih dua gol dari Indonesia. Thailand punya selisih gol +11, sedangkan Indonesia +9.
"Pertama-tama, saya ucapkan selamat untuk para pemain setelah masuk ke semifinal. Tetapi untuk pertandingan hari ini saya sangat tidak puas dan tidak senang. Hari ini ada beberapa peluang yang bagus, tapi itu tidak bisa kita manfaatkan dengan baik," kata Shin Tae-yong usai pertandingan, dilansir dari laman PSSI, Rabu (4/1/2022).
Berdasarkan statistik, Indonesia mampu melepaskan 20 tembakan, 7 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Filipina hanya melepas empat shot on target dari sembilan kali percobaan.
Dari tujuh shot on target yang didapat, hanya dua yang berhasil jadi gol via Dendy Sulistyawan (21') dan Marselino Ferdinan (43'). Sedangkan The Azkals mampu mencetak gol lewat Jens Rasmussen pada menit 83.
"Setiap selesai pertandingan, saya selalu tegaskan supaya kita bisa mencetak gol ketika mendapatkan kesempatan yang baik. Semifinal leg pertama akan digelar di GBK (Gelora Bung Karno). Kami harus mempersiapkan diri dengan baik supaya tidak mengecewakan fans yang datang ke stadion," ucap pelatih asal Korea Selatan itu.
Pada babak semifinal, timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam sebagai juara grup B.
Meski demikian, Shin Tae-yong tidak gentar dengan kekuatan Vietnam. Ia yakin timnya masih punya peluang untuk menang.
Baca Juga: Hasil Manchester United vs Bournemouth: Menang 3-0, Setan Merah Dekati 2 Besar Klasemen Liga Inggris
"Kami akan mempersiapkan yang terbaik untuk semifinal nanti," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau