Suara.com - Joanne Milne mungkin tak bermimpi bisa mendengar suaranya sendiri. Ia terlahir 40 tahun lalu dalam kondisi tak bisa mendengar. Dokter mendiagnosa Joanne menderita Usher sindrom, gangguan yang kemudian juga membuatnya kehilangan indra penglihatan di umur 20 tahunan.
Tapi hidup perempuan yang tinggal di Gateshead, Inggris ini mengalami perubahan besar. Februari lalu ia menjalani implan Cochlear di sebuah rumah sakit di Birmingham, Inggris. Hasilnya ia kini ia mulai bisa mendengar suara-suara di sekelilingnya atau bahkan mendengar suaranya sendiri.
Joanne terlihat sangat emosional saat pertama kali diperdengarkan suaranya, pekan ini. Ia berkali-kali menepuk dadanya seolah tak percaya.
Cochlear adalah alat bantu dengar yang pertama kali dikembangkan oleh Andre Djourno dan Charles Eyries pada tahun 1950an. Dokter bedah asal Prancis ini berhasil menanamkan alat ini pada seorang yang tak bisa mendengar, dan hasilnya pasien tersebut bisa mendengar suara roda.
Alat ini terus dikembangkan, dan sangat membantu mereka yang terlahir dalam kondisi tak bisa mendengar. Kualitas suara yang berhasil ditangkap memang tak sesempurna ketika telinga normal mendengar. Tetapi banyak pasien yang menggunakan alat ini dapat memahami percakapan dan mendengar suara di sekitarnya.
Hingga akhir 2012, diperkirkan lebih dari 324,000 orang di seluruh dunia yang merasakan manfata alat ini. Sayangnya, harga cochlear relatif mahal sehingga penggunaannya masih terbatas di negara maju. (Sumber: The Guardian)
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
Juvelook Jadi Tren Perawatan Wajah Natural, Keahlian Certified Injector Jadi Penentu Hasil
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia