Suara.com - Para peneliti baru-baru ini mengungkapkan bahwa makan pistachio dapat membantu pasien diabetes tipe 2 dalam mengendalikan respon yang terkait arteri dan vena dalam sistem pembuluh darah (vaskular) terhadap stres kehidupan sehari-hari.
Sheila G. Barat, profesor kesehatan biobehavioral dan ilmu gizi mengatakan bahwa pada orang dewasa dengan diabetes, dua porsi pistachio per hari menurunkan respon tubuh selama stres dan meningkatkan sistem saraf yang mengontrol fungsi jantung.
Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa meskipun kacang tinggi lemak, namun pistachio mengandung lemak baik, serat, kalium dan antioksidan. Tak hanya itu, mengingat risiko tinggi penyakit jantung pada penderita diabetes, maka kacang-kacangan adalah komponen penting dari diet jantung sehat pada populasi ini.
Studi ini menemukan bahwa setelah diet pistachio, pembuluh darah tetap lebih rileks dan terbuka selama tes stres. Ketika arteri melebar, beban pada jantung akan berkurang.
Para peneliti juga mencatat perbaikan dalam variabilitas denyut jantung, sebuah ukuran seberapa baik sistem saraf mengontrol fungsi jantung.
Data ini menunjukkan bahwa pistachio meningkatkan aktivitas saraf vagus, merupakan bagian penting dari sistem saraf parasimpatis yang bisa rusak akibat diabetes. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
7 Tips Diet Sehat Setelah Lebaran 2026 agar Berat Badan Turun secara Alami
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari