Suara.com - Berjalan adalah aktivitas fisik yang sering Anda lakukan setiap hari.
Tapi tahukah Anda bahwa kegiatan sederhana ini dapat memberikan dampak yang luar biasa bagi kesehatan Anda? Bahkan, banyak ahli kesehatan mengatakan bahwa berjalan dapat menjadi kunci kesehatan bagi tubuh.
Ya, berjalan ternyata dapat mencegah obesitas dan diabetes bila dilakukan secara rutin. Tak hanya itu, berjalan juga dapat meringankan depresi, stres, meningkatkan sistem metabolisme tubuh dan bahkan mengurangi kemungkinan patah tulang pinggul sebesar 40 persen.
"Perubahan fisik karena berjalan mungkin tidak segera terlihat, tetapi jika Anda melakukannya secara teratur, setengah jam berjalan sehari dapat mengurangi semua penyakit kronis dan penuaan dini," kata Dr James Brown dari School of Life dan Health Sciences di Aston University.
Dia menekankan bahwa ketika tubuh tidak dilatih untuk melakukan aktivitas fisik, tubuh Anda diibaratkan menjadi berkarat seperti mesin. Akibatnya, tubuh jadi gampang lelah dan tidak dapat berfungsi dengan baik. "Dan sebelum kau tahu itu, penurunan fisik mampu membawa penurunan kesehatan mental Anda juga," tutupnya. (Medic Magic)
Berita Terkait
-
Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun
-
Mengerikan! BI Catat Defisit Transaksi Berjalan RI Melonjak Jadi Rp70 Triliun
-
Generasi Sekarang Semakin Jarang Jalan Kaki, Kenapa?
-
Astronaut Mesti Belajar Jalan Lagi, Settingan Gak Sih?
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?