Suara.com - Selain gigi berlubang dan karang gigi, gusi berdarah adalah masalah gangguan kesehatan mulut yang paling umum dialami banyak orang. Kata dokter, gusi berdarah diakibatkan karang gigi yang lama tak dibersihkan.
Gusi berdarah antara lain ditandai dengan keluarnya darah ketika menyikat gigi. Selain rajin membersihkan gigi, beberapa bahan alami di bawah ini bisa mengurangi sakit gusi berdarah.
Minyak cengkeh.
Minyak cengkeh membantu mengurangi peradangan dan menghentikan pendarahan pada gusi. Ambil sedikit minyak cengkeh dan gosokkan pada gusi Anda.
Lidah buaya.
Lidah buaya memiliki banyak khasiat di dalamnya dan salah satu manfaatnya adalah dapat mengurangi radang gusi yang menyebabkan gusi berdarah. Ambil air lidah buaya lalu oleskan pada gusi yang berdarah dan bilas.
Makan buah-buahan dan sayuran segar.
Buah-buahan dan sayuran segar tidak hanya baik untuk kesehatan Anda, tetapi juga kesehatan gusi Anda. Karena makanan sehat kaya vitamin dan mineral membantu meningkatkan sirkulasi darah di gusi.
Berkumur dengan air garam.
Salah satu perawatan yang paling mudah untuk mengobati gusi berdarah adalah berkumur dengan air garam. Campur air hangat dengan garam dan berkumur secara teratur.
Membersihkan gigi.
Gusi berdarah biasanya disebabkan oleh bakteri yang menempel di gigi dan mulut. Jadi selalu menjaga kesehatan mulut Anda dengan rajin menyikat gigi dan flossing mereka. Selain itu biasakan untuk membersihkan karang gigi ke dokter gigi minimal enam bulan sekali. (magicmedic.net)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi