Suara.com - Pemeliharaan rutin kuku sangat diperlukan untuk menjaga kuku Anda dalam kondisi yang baik. Kebiasaan menggunakan cat kuku benar-benar dapat membahayakan kuku Anda.
Hal ini sangat diperlukan untuk memotong kuku secara teratur dan tetap bersih.
Kuku mungkin dapat memberikan sekilas kesehatan Anda secara keseluruhan. Ada baiknya Anda memperhatikan kondisi kuku yang harus diwaspadai:
1. Kulit gatal
Bila Anda mengalami kondisi kulit dekat kuku memerah dan gatal, itu merupakan tanda infeksi kuku. Anda bisa menggunakan krim anti jamur.
2. Kuku kuning atau pale
Kondisi kuku kuning pucat menunjukkan penyakit pernapasan seperti bronkitis kronis. Selain itu juga bisa menjadi tanda bahwa Anda menderita anemia.
3. Kuku gelap
jangan pernah mengabaikan bila kondisi kuku Anda gelap. Ini karena menandakan melanoma yang berbahaya.
4. Retak
Kondisi retak kecil yang muncul pada kuku Anda sering dikaitkan dengan psoriasis yakni penyakit radang yang membuat bercak merah di seluruh kulit.
5. Garis putih
Penampilan garis-garis putih pada kuku Anda disebut garis Muehrcke. Ini bisa menjadi indikasi dari penyakit ginjal bahkan kekurangan kalsium. (Zeenews India)
Tag
Berita Terkait
-
BPJS Dipimpin Jenderal: Bakal Makin 'Gercep' atau Malah Kaku?
-
Kasta Takjil Buka Puasa Versi Menkes, Es Buah dan Gorengan Masuk Kategori Ini
-
Menkeu Ungkap Defisit BPJS Capai Puluhan Triliun, Siap-siap Iuran Naik?
-
Menkes Budi: Iuran BPJS Naik 2026 Tidak Lebih Mahal dari Beli Rokok, Warga Miskin Aman
-
Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi