Suara.com - Seorang lelaki asal Bulgaria yang lumpuh dari bagian dada ke bawah bisa berjalan lagi setelah menjalani perawatan di Polandia. Terobosan baru itu digambarkan ilmuwan Inggris sebagai sesuatu yang lebih menakjubkan dibandingkan keberhasilan manusia berjalan di bulan.
Derek Fidyka mengalami lumpuh akibat mengalami serangan dengan pisau pada 2010. Setelah menjalani perawatan di Polandia, dia sudah mulai bisa berjalan dengan menggunakan alat bantu. Dia menjalani operasi transplantasi sel saraf dari hidung yang dipindahkan ke tulang belakang.
“Ketika anda tidak bisa merasakan hampir setengah dari tubuh anda maka anda tidak bisa melakukan apa-apa. Ketika itu semua sudah kembali, anda merasa kehidupan anda kembali seperti terlahir kemabli. Ini perasaan yang luar biasa dan sulit untuk dijelaskan,” kata Derek.
Proses transplantasi itu menggunakan sel olfactory ensheathing cells (OEC) yang membentuk indra pencium. Sel itu digunakan karena merupakan sel jalan kecil yang bisa membuat serat saraf untuk regenerisasi. Proses tersebut harus melalui dua kali operasi.
“Yang kami lakukan adalah menciptkan serat saraf yang bisa tumbuh kembali dan mengembalikan fungsinya, kami juga memberikan semacam jembatan,” kata Geoff Raisman, Kepala Regenerisasi Saraf di University College London di Institute Neorologi. (AFP/CNA)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia