Suara.com - Tanya:
Salam kenal, Dokter
Saya ingin bertanya mengenai cara mengatasi kurang nafsu makan pada anak? Terima kasih.
M. Arham Amullah
Jawab:
Dear Arham,
Salah satu penyebab berkurangnya nafsu makan pada anak adalah cara orangtua atau pengasuh dalam memberikan makan.
Misalnya, anak yang memiliki bahasa cinta waktu berkualitas tentu akan rewel atau merajuk saat diberi makan jika ibu atau pengasuh memberi makan anak sambil mengerjakan hal lain. Pasalnya, anak menganggap ibu atau pengasuh kurang memperhatikannya.
Penyebab lain adalah tekstur makanan. Apakah makanan masih cocok dengan anak? Contohnya, anak umur 1 tahun 4 bulan masih diberi makan makanan nasi tim bayi dengan berbagai campuran dalam satu tempat makan. Padahal anak ingin mengambil makanan di piring orang dewasa yang sedang makan juga. Inilah pertanda awal anak mau dianggap "besar".
Atau, saat makan ayam ternyata ada yang tersangkut di giginya. Hal ini bisa mengurangi kenyamanan makan. Penyebab lainnya adalah suasana makan. Misalnya, anak diomeli setiap kali makan karena ia lambat, misalnya. Waktu makan juga berperan penting. Contohnya, pukul 10.00 pagi baru diberi 1 botol susu, sejam kemudian diberi biskuit atau buah, padahal pukul 12 tepat sudah harus makan siang. Akibatnya, makan siang pun tidak dihabiskan.
Bila semua penyebab kurangnya nafsu makan di atas tidak ditemukan, inilah saatnya orangtua memeriksakan anak supaya dokter dapat menilai ulang kesehatan anak. Apakah berat badannya sudah sesuai? Adakah penyakit menular seperti TBC di sekitar rumah?
Ayo kaji ulang semua langkah menciptakan suasana makan anak supaya anak bisa makan dengan baik. Biasanya kita meremehkan hal sepele padahal bisa berdampak jangka panjang kepada nafsu makan anak.
Salam sehat.
Dijawab oleh dr. Lily Winata M. CHt
Sumber: www.meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?