Suara.com - Meski penyebab autisme belum diketahui secara pasti, para peneliti seperti dilansir jurnal Nature Communications, menemukan bahwa kelainan bawaan ini terkait dengan adanya peradangan di otak sehingga ada harapan baru untuk penyembuhannya.
Namun penelitian mengenai autisme dan ekspresi gen hingga kini belum merujuk pada kesimpulan yang pasti. Hal ini disebabkan pengujian mengenai ekspresi gen harus dilakukan pada pengujian tertentu dan hanya diperoleh melalui otopsi.
Untuk mendapatkan temuan seputar autisme, tim peneliti melihat ekspresi gen dalam sampel jaringan yang berbeda yakni pada penyandang autisme dan yang tidak mengalami kelainan tersebut.
Pada 72 penyandang autis, peneliti menemukan bahwa terdapat reaksi "penggenjotan" produksi respon imun.
Tak hanya itu, dalam otak penyandang autisme juga ditemukan sel mikroglia yang terus menerus diaktifkan oleh gen mereka. Sel mikrogolia sendiri berfungsi untuk melindungi otak dari serangan bakteri patogen.
Temuan ini diaharapkan mampu memberi titik terang bagi tindakan kedokteran di masa mendatang untuk meringankan beberapa gejala autisme. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal