Suara.com - Berbagai jenis pola diet begitu populer di Indonesia, dari diet tidak makan nasi hingga diet OCD yang dipopulerkan Deddy Corbuzier.
Pada dasarnya diet merupakan pengaturan pola makan yang bertujuan untuk membuat tubuh lebih sehat, tapi kini justru banyak sekali diet yang menekankan pada penurunan berat badan secara instant.
Ahli nutrisi, Emilia Achmadi mengatakan orang yang melakukan diet bukan berarti tidak butuh makan sama sekali. Ibarat mesin, lanjut dia, tubuh manusia tetap membutuhkan energi untuk bisa melakukan berbagai macam aktivitas.
Menurut Emilia, diet yang benar yakni dengan mengatur pola makan dengan asupan gizi seimbang. "Pola diet yang benar itu bukan nggak makan nasi atau cuman makan buah saja. Diet yang benar saat asupan makanannya itu mengusung konsep 4 sehat 5 sempurna seperti yang dulu pernah populer," katanya saat ditemui pada acara Change Maker: Fit for The Finest di Jakarta, Kamis (18/12/2014).
Lebih lanjut, Emilia mengatakan bahwa yang terpenting dalam diet adalah variasi makanan yang lengkap dan seimbang.
Ia mencontohkan bahwa dalam sebuah piring, setengah bagian harus diiisi oleh buah dan sayur. Sedangkan seperempatnya diisi dengan makanan yang mengandung karbohidrat, dan seperempatnya lagi diisi protein lalu dilengkapi dengan meminum susu.
"Kalau orang kita kan biasanya karbo-nya yang lebih banyak atau justru nggak ada protein sama sekali. Itu salah kaprah. Karena memang pola makan yang benar itu yang seimbang lalu disertai dengan aktivitas fisik," katanya lagi.
Mengingat kini banyak penyakit baru yang muncul akibat pola makan yang buruk, Emilia berpesan agar tetap menjaga pola makan yang sehat dengan tidak menghilangkan waktu sarapan, makan siang dan malam dengan aturan 4 sehat 5 sempurna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!