News / Nasional
Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:26 WIB
Yuddy Renaldi diperiksa KPK. [dok bank BJB]
Baca 10 detik
  • KPK memeriksa Dirut Bank BJB periode 2019-2025 Yuddy Renaldi sebagai tersangka korupsi dana iklan di Jakarta, Kamis (13/8/2026).
  • Lembaga antirasuah tersebut telah menahan empat tersangka lain dalam kasus korupsi dana iklan Bank BJB periode 2021-2023.
  • Tersangka Yuddy Renaldi belum ditahan oleh penyidik KPK karena saat ini sedang berada dalam kondisi sakit.

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama Bank BJB tahun 2019-Maret 2025, Yuddy Renaldi (YR), pada hari ini.

Dia diperiksa sebagai tersangka untuk kasus dugaan korupsi pada dana iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) periode 2021-2023.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa Yuddy sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk memenuhi panggilan penyidik.

“Saudara YR selaku Direktur Utama PT Bank BJB tahun 2019-2025 memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Penyidik,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).

“Saudara YR tiba di Gedung Merah putih KPK pada pukul 10.42 WIB, dan langsung menjalani pemeriksaan,” tambah dia.

KPK diketahui melakukan penahanan terhadap empat tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada dana iklan di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) periode 2021-2023.

Adapun empat tersangka yang dimaksud ialah Pemimpin Divisi Change Management Office Bank BJB sekaligus eks Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB 2020-2024 Widi Hartoto (WH); Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri dan Pemilik PT Antedja Muliatama (PT AM) Ikin Asikin Dulmanan (ID); Direktur Wahana Semesta Bandung Ekspres (PT WBSE) Suhendrik (SHD); serta Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) Elang Sophan Jaya Kusuma (SJK).

“Keempat tersangka dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 10 Agustus sampai dengan 29 Agustus 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK,” kata Taufik.

Kemudian, satu tersangka lain yaitu Direktur Utama PT Bank BJB tahun 2019-Maret 2025 Yuddy Renaldi (YR) belum ditahan karena sedang dalam kondisi sakit.

Baca Juga: Nadiem Makarim Jalani Sidang Banding Kasus Chromebook

Para tersangka diduga melanggar ketentuan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Load More