Suara.com - Penis yang melengkung seperti membentuk kurva bisa dikatakan normal selama seorang lelaki tidak merasakan nyeri atau terdapat masalah saat berhubungan intim. Namun, jika sampai mengganggu kegiatan intim Anda bersama pasangan, maka ini merupakan tanda-tanda Peyronie yang terjadi ketika penis terluka.
Penyakit Peyronie adalah kondisi medis yang ditandai dengan kelainan lengkungan penis sewaktu ereksi akibat terbentuknya jaringan parut fibrosa tepat di bawah kulit penis. Menurut situs kesehatan Mayo Clinic, pembengkokan penis tersebut disebabkan oleh bekas luka pada jaringan di bawah kulit penis yang dirasakan seperti benjolan.
Bekas luka tersebut biasanya didapat setelah penis mengalami cedera dari berhubungan seks atau olahraga.
Selain dari penyebab kelainan lengkungan dari penis sewaktu ereksi, Peyronie juga dapat menyebabkan nyeri, yang dapat mempersulit hubungan seksual. Lelaki dengan keluhan ini sering menunjukkan stres psikis atau penilaian diri rendah.
Hal ini dapat meregangkan hubungan dengan pasangannya. Secara konvensional, satu-satunya perawatan penyakit Peyronie adalah operasi invasif.
Nah, bila penis Anda menunjukkan gejala tersebut, segera konsultasikan ke dokter spesialis urologi untuk mendapatkan penanganan secara tepat sebelum keluhan tersebut semakin serius. (Medical Daily dan Clinic Mayo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia