Suara.com - Mengonsumsi air putih memang sangat dianjurkan. Banyak manfaat kesehatan yang akan didapat melalui kebiasaan ini.
Namun, ada mitos yang menyebutkan bahwa pada pagi hari seseorang harus memperbanyak mengonsumsi air putih untuk membersihkan ginjalnya. Sebenarnya seberapa benarkah mitos tersebut?
Menurut dr. Nusye E. Zamsiar SpoK, mitos yang sudah terlanjur berkembang di masyarakat ini sangat keliru. Ia berpendapat mengonsumsi air sebanyak-banyaknya di pagi hari justru bisa membebani kerja ginjal.
"Kalau minum air di pagi hari harus sebanyak-banyaknya itu keliru. Justru ginjal akan bekerja lebih keras di pagi hari, itu tidak baik," ujar Nusye di Jakarta, belum lama ini.
Hal senada dikemukakan pula oleh dr. Maya Setyawati, MKK, SpOK. Ia menyarankan untum minum air putih sebanyak 1-2 gelas di pagi hari.
Tak hanya soal takaran air yang ditekankan, Maya juga mengingatkan untuk memperhatikan suhu air yang dikonsumsi. Idealnya, kata dia, air yang diminum bersuhu 10-15 derajat celsius agar metabolisme berfungsi optimal.
"Minum air sebaiknya suhu kamar 10-15 derajat agar fungsi air sebagai reaktan dan katalisator bisa lebih optimal," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya