Suara.com - Kanker payudara tak hanya menyerang kaum perempuan saja. Meski dalam presentase yang kecil, kanker ini juga menyerang laki-laki bahkan diketahui lebih ganas dan mematikan.
"Presentase kanker payudara yang menyerang laki-laki hanya sekitar satu persen tapi kasusnya bisa sangat mematikan karena payudaranya tidak ada bantalannya seperti wanita. Sehingga sel kanker bisa langsung menempel ke otot dan menjalar ke organ lain," kata dokter spesialis bedah onkologi Rumah Sakit Dharmais, Walta Gautama di Jakarta, Rabu (11/3/2015).
Lebih lanjut, dokter Walta mengatakan bahwa kanker payudara selama ini identik dengan perempuan. Oleh karena itu banyak laki-laki yang kurang peduli terhadap gejala-gejala kanker payudara dan pentingnya deteksi dini sebagai upaya pencegahan. Akibatnya, dalam banyak kasus ditemukan sudah stadium lanjut sehingga peluang kesembuhannya sangat kecil.
"Penyebab pasti kanker payudara pada laki-laki belum diketahui. Pasien saya saja yang vegetarian bisa terkena kanker. Jadi deteksi dini memang penting agar peluang hidup bisa ditingkatkan," imbuhnya.
Cara deteksi dini kanker payudara bagi laki-laki pun dikatakan dokter Walta tak jauh beda dengan yang dilakukan perempuan. Salah satunya dengan melakukan SADARI atau Periksa Payudara Sendiri.
Tak seperti perempuan, kaum Adam bisa melakukan SADARI setiap saat. Caranya dengan meraba keberadaan benjolan di sekitar payudara dan ketiak, lakukan berulang-ulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius