Suara.com - Mayra Rosales (35 tahun) sempat dijuluki sebagai salah satu perempuan terberat di dunia. Tidak tanggung-tanggung, Mayra mempunyai berat 470 kg. Perempuan asal Texas, Amerika Serikat itu mulai menarik perhatian media ketika dia terlibat dalam kasus pembunuhan pada 2008.
Dia diseret ke pengadilan dari rumahnya dengan menggunakan mobil van dan mendapat julukan ‘pembunuh setengah ton.’ Mayra dituduh membunuh keponakannya yang berusia 2 tahun. Sang keponakan tewas karena tertiban tubuh Mayra.
Namun, di dalam pengadilan baru terungkap bahwa Mayra sebenarnya berusaha untuk melindungi keponakannya itu dari kakaknya yang berusaha menyiksan bocah berusia 2 tahun itu.
Kini, Mayra tidak lagi menyandang predikat sebagai salah satu perempuan terberat di dunia. Dia berhasil menurunkan berat badannya secara drastis menjadi 90 kg. Total, Mayra kehilangan berat badannya sebanyak 360 kg.
Bagaimana dia melakukan hal itu? Diperlukan operasi penurunan berat badan hingga 11 kali untuk bisa mengurangi berat badannya itu.
“Saya nyaris putus asa dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.
Mayra sempat tidak bisa berdiri selama beberapa tahun karena kakinya tidak bisa mendukung berat badannya yang luar biasa. Organ tubuhnya juga mulai tidak berfungsi. Praktis, dia hanya terbaring di atas tempat tidur dengan ukuran raksasa.
“Saya berhasil mengurangi berat badan hingga 360 kg. Saya tidak tahu bagaimana saya bisa selamat. Ini adalah keajaiban dari Tuhan. Saya benar-benar sekarat,” ujarnya. (AsiaOne/Mirror)
Tag
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia