Suara.com - Gitaris grup band Slank, Abdee Negara mengaku penyakit gagal ginjal yang diidapnya sudah masuk stadium akhir. Dia mengetahuinya sejak empat tahun lalu.
"Waktu itu kemampuan atau fungsi ginjal saya di bawah 12 persen. Awalnya saya diet keras dan melakukan beberapa pengobatan. Tapi kondisi semakin memburuk," kata Abdee di markas Slank, Jalan Potlot III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Minggu (22/3/2015).
Selama empat tahun lamanya, Abdee terus berjuang melawan penyakit itu. Secara fisik, gagal ginjal kata dia sangat mengganggu tapi tak mempengaruhi kondisi mentalnya.
"Akhirnya sekarang saya harus cuci darah dua kali seminggu. Karena fungsi ginjal saya makin menurun, dari 12 persen ke 3 persen sekarang," ujarnya.
Abdee mengatakan penyakit itu bisa muncul lantaran pola hidupnya tak teratur. "Dan kata dokter saya juga ada keturunan darah tinggi. Jadi larinya ke ginjal," ucapnya.
Kesehatan Abdee yang memburuk sempat memunculkan kabar dia keluar dari Slank. Kabar itu sudah dibantah Abdee. Menurutnya, dia cuma cuti istirahat selama delapan sampai setahun dari kegiatan Slank.
Berita Terkait
-
Slank Kritis di Panggung Pestapora 2025, Jabatan Komisaris Hingga Lagu Soal Polisi Disinggung Lagi
-
Keluar dari Rumah Sakit, Abdee Slank Masih Banyak Pantangan
-
Penyesalan Terbesar Abdee Negara Usai Bunda Iffet Meninggal Dunia, Singgung Soal Wasiat
-
Wasiat Bunda Iffet Soal Pemberantasan Narkoba yang Berlanjut
-
Konser Slank Digelar Hari Ini, Abdee Negara Dipastikan Naik Panggung
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya