Suara.com - Mengonsumsi susu mentah, bukan susu pasteurisasi, menurut sebuah penelitian dapat meningkatkan risiko penyakit lebih dari 100 kali.
Risiko penyakit yang ditimbulkan dari konsumsi susu mentah ini antara lain diare, demam, kram, muntah, terkadang menyebabkan penyakit yang lebih serius seperti gagal ginjal hingga kematian.
"Literatur ilmiah menunjukkan bahwa risiko penyakit karena makanan atau susu mentah 100 kali lebih besar daripada risiko penyakit karena makanan dari susu pasteurisasi," kata penulis studi, Benjamin Davis dari John Hopkins Center.
Konsumsi susu mentah menjadi populer beberapa tahun belakangan. Susu mentah dipercaya mengandung antibodi alami, protein dan bakteri sehat dibanding susu pasteurisasi. Namun studi terbaru ini justru menemukan fakta sebaliknya.
Peneliti menemukan mikroba berbahaya dalam susu mentah seperti Salmonella, Campylobacter, Escherichia Coli jenis O157:H7, dan Listeria. Jenis mikroba ini diketahui dapat menyebabkan berbagai penyakit terutama di kalangan anak-anak, ibu hamil dan lanjut usia (lansia).
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti melakukan analisis terhadap 1000 artikel dan 81 jurnal yang relevan dengan risiko kesehatan dan manfaat mengonsumsi susu sapi mentah.
"Risiko mengonsumsi susu mentah dalam beberapa kasus cukup berat bahkan bisa berakibat fatal. Kami imbau untuk mencegah pemberian susu mentah terutama di kalangan yang rentan seperti orangtua, orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, wanita hamil dan anak-anak," imbuh Li. (Zeenews)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?