Suara.com - Apakah Anda selalu mencuci tangan setelah menggunakan toilet, baik untuk buang air kecil atau buang air besar? Jika tidak, maka Anda bukan satu-satunya orang yang melakukan kebiasaan tak sehat itu.
Sebuah studi baru-baru ini mengungkapkan fakta mengejutkan tentang perilaku sembrono banyak orang terutama kaum lelaki.
Studi ini menunjukkan bahwa 62 persen lelaki mengaku tidak pernah mencuci tangan mereka setelah menggunakan kamar mandi. Sementara itu, sekitar 40 persen perempuan melakukan hal yang sama.
Hasil ini diperoleh setelah perusahaan, Initial Washroom Hygiene, melakukan survei terhadap 100.000 orang. Hal ini dianggap sebagai studi terbesar untuk menganalisis kebiasaan mencuci tangan.
Beranjak dari fakta itulah perusahaan yang melakukan survei tersebut menyarankan untuk mulai meninggalkan perilaku sembrono tersebut.
Cuci tangan setelah ke toilet sangat penting dilakukan, karena penelitian sebelumnya menemukan bahwa setelah menggunakan kamar mandi, seseorang akan memiliki sekitar 200 juta bakteri per inci pada masing-masing tangannya. Bakteri ini dapat ditularkan dari tangan ke mulut, serta pada semua benda disentuh oleh tangan.
Bayangkan jika Anda tidak mencuci tangan setelah menggunakan kamar mandi. Berapa banyak bakteri yang telah menyebar ke seluruh tubuh dan semua benda yang Anda gunakan? Meski tak semua bakteri bisa berbahaya, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa begitu banyak bagian dari bakteri yang menempel di tangan Anda adalah bakteri yang dapat menyebabkan penyakit seperti diare, muntah, dan lain-lain.
Tahun lalu, para peneliti dari Amerika Serikat juga menunjukkan pentingnya mencuci tangan setelah dari kamar mandi. Mereka menemukan bahwa virus dan bakteri di kantor yang menggunakan kamar mandi bersama dapat menyebar dengan cepat sebagai dua sampai empat jam.
Bagaimana, masihkah Anda ingin mempertahankan kebiasaan buruk tersebut? (Medic Magic)
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit