Suara.com - Studi ini mungkin akan menjadi kabar gembira bagi pecinta kopi, terutama kaum Hawa, bahwa ternyata kopi dapat mencegah risiko timbulnya kanker payudara.
Studi mengenai manfaat kopi bagi kesehatan memang bukan yang pertama, namun penemuan ini dikategorikan baru karena mengungkap sifat pada kopi yang belum dibahas studi sebelumnya. Penelitian yang dilakukan oleh Lund University, Swedia ini menemukan bahwa kopi tidak hanya dapat mencegah kanker payudara, tapi juga dapat menyembuhkan kanker itu sendiri.
"Kopi dapat menghambat pertumbuhan tumor dan menyembuhkan pasien yang telah didiagnosis terkena kanker payudara," kata peneliti studi Ann Rosendahl.
Biasanya penderita kanker payudara diberikan obat bernama tamoxifen. Sebanyak 500 perempuan yang sehari-hari harus mengonsumsi obat tamoxifen dan minum kopi secangkir sampai dua cangkir sehari, ternyata menampakan gejala yang lebih kecil daripada orang yang kurang atau bahkan tidak mengkonsumsi kopi sama sekali.
Penelitian ini juga menjelaskan bahwa orang yang meminum secangkir hingga dua cangkir kopi sehari memiliki ukuran tumor yang lebih kecil daripada yang tidak mengonsumsi sama sekali.
Kenapa bisa seperti itu? Apa yang dimiliki kopi sampai semujarab itu? Ternyata pada penelitian ini diungkapkan bahwa kopi mengandung kafein dan asam caffeic, yang berperan untuk memperkecil ukuran tumor.
Dengan kafein, pembelahan sel-sel dapat berkurang, dan sel jahat penyebab kanker akan terbunuh. Perpaduan kafein dan tamoxifen akan memberikan harapan baru bagi pasien kanker payudara.
Bagi penderita kanker payudara, tetaplah menjaga kebiasaan mengonsumsi obat yang telah di resepkan dan mulai coba untuk mengkonsumsi kopi setiap harinya, untuk mendapatkan kesembuhan lebih cepat. Efek pengobatan, menurut penelitian ini akan lebih mujarab dengan perpaduan keduanya. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Membawa Cita Rasa Nusantara, Luwak Artcofie Jadi Oleh-oleh Khas Indonesia yang Mendunia
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi