Suara.com - Buah merupakan makanan bergizi yang diperlukan dalam proses metabolisme tubuh. Ada anggapan yang menyatakan bahwa mengonsumsi buah sebelum makanan utama bisa membantu penyerapan nutrisi pada buah. Lantas seberapa benar anggapan tersebut?
Menurut dokter spesialis gizi klinik dari FKUI, Fiastuti Witjaksono, sistem pencernaan manusia telah didesain sedemikian rupa untuk menyerap beberapa nutrisi sekaligus. Sehingga anggapan makan buah sebelum makan berat lebih menyerap nutrisi tidak sepenuhnya benar.
"Misalnya kita makan nasi, lauk, sayur dan buah, sebenernya perut bisa mencerna masing-masing nutrisi bersamaan. Sehingga kapasitas kemampuan penyerapan nutrisi tidak berbeda antara perut kosong atau terisi," katanya di Jakarta, belum lama ini.
Oleh karena itu, mengenai waktu terbaik untuk mengonsumsi buah, Fiastuti menyarankan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan. Bagi yang mendambakan tubuh langsing, buah dapat dimakan sebelum makanan utama untuk mengurangi porsi kalori yang masuk. Sementara pada anak-anak sebaiknya buah dikonsumsi setelah makanan utama.
"Misal kalau ingin mencegah kegemukan kita makan buah dulu sebelum makan. Atau buat anak anak biar nafsu makannya meningkat, makan yang berat dulu baru makan buah. Jadi individual sekali pengaruhnya," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?