Suara.com - Bagi masyarakat yang mengalami denyutan pada perut perlu berhati-hati dan memeriksakan diri karena dikhawatirkan gejala pelebaran "Aorta atau "Aneurisma Aorta Abdominalis" (AAA), demikian kata ahli" jantung.
"Masyarakat perlu mewaspadai gejala perut berdenyut. Terkadang juga disertai dengan nyeri hebat yang tidak dapat dijelaskan pada perut atau daerah punggung bagian bawah," ujar dr Alexander Jayadi Utama SpB(K)V, ahli jantung dari Rumah Sakit Premiere Bintaro di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan bahwa gejala lainnya adalah nyeri, perubahan warna atau luka pada kaki.
AAA merupakan kelainan pada pembuluh darah aorta abdominal, yaitu pembuluh darah utama yang keluar dari jantung menuju rongga dada lalu ke perut.
AAA terjadi ketika ada ruas pembuluh aorta abdominal yang menggelembung akibat melemahnya dinding aorta. Makin lama diameternya makin besar.
"Gelembung itu bisa saja tiba-tiba pecah hingga menimbulkan perdarahan hebat dalam perut." Alexander menjelaskan AAA disebabkan gaya hidup tak sehat, merokok, minum alkohol, usia lanjut, maupun infeksi pembuluh darah.
"Pola makan juga mempengaruhi, terutama masyarakat yang suka makanan yang bersantan dan kurang sehat rentan terhadap AAA ini," pesan dia.
AAA dapat ditangani dengan diagnosis yang dini. Hampir 200.000 orang di Amerika Serikat didiagnosa AAA setiap tahunnya, dan 15.000 orang meninggal setiap tahunnya.
Faktor yang paling berperan dalam penanganan AAA adalah ukuran "aneurisma" atau kondisi pelebaran pembuluh darah, yang bisa saja menyebabkan pendarahan hebat di perut. Tekanan darah pasien juga perlu dikendalikan.
"Jika mengalami gejala AAA, segera konsultasikan dengan dokter bedah vaskular. Ada beberapa terapi yang bisa dilakulan mulai dari obat-obatan, operasi endovaskular kecil hingga operasi terbuka," jelas dia.
Penderita AAA juga perlu mengubah gaya hidup dengan pola hidup sehat, berhenti merokok, menurunkan tekanan darah, dan mengkonsumsi obat-obatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya