Suara.com - Diet sehat selalu dikaitkan dengan makan makanan yang hambar sehingga tak menarik nafsu makan. Inilah yang menyebabkan banyak orang gagal diet.
Namun, tahukah Anda bahwa makanan diet ada juga yang rasanya cukup enak sehingga diet tetap dapat dijalani tanpa mempengaruhi selera makan.
Lantas, makanan diet apa saja yang menggugah selera itu? Berikut uraiannya seperti dilansir healthmeup.com.
1. Teh hijau
Selama ini teh hijau dikenal sebagai salah satu minuman sehat untuk penurunan berat badan. Ini dikarenakan kandungan zat antioksidan dan katekin di dalamnya dapat mempercepat pembakaran kalori.
2. Selai kacang
Siapa bilang selai kacang menambah gemuk tubuh? Selai kacang justru mengandung lemak sehat yang dapat membantu Anda dalam menurunkan berat badan asalkan tak dikonsumsi berlebihan.
3. Buttermilk
Susu baik untuk kesehatan tubuh. Begitu pula dengan buttermilk. Minuman ini juga tinggi zat probiotik yang dapat membantu menurunkan berat badan.
4. Cabai
Cabai atau makanan pedas mampu mempercepat metabolisme dalam tubuh yang dapat membantu Anda dalam membakar lemak secara cepat.
5. Sayuran mentah
Makan sayur memang bermanfaat untuk kesehatan tubuh serta mampu menurunkan berat badan. Jika Anda ingin mendapatkan manfaat yang lebih, konsumsilah sayuran mentah. Sebab sayuran ini masih kaya nutrisi di dalamnya.
6. Kopi
Siapa yang tak suka kopi? Hampir semua orang gemar menyeruput kopi, karena rasanya yang nikmat, terlebih bila diminum di pagi hari. Selain mampu meningkatkan konsentrasi, kopi juga dapat meningkatkan metabolisme dan membakar kalori asalkan tak terlalu banyak gulanya.
7. Yogurt
Tingginya kandungan probiotik di dalamnya dapat mengurangi penyerapan lemak selama proses pencernaan. Inilah yang menjadi alasan mengapa yogurt dapat menurunkan berat badan Anda.
Jadi, mulai sekarang Anda harus tetap bersemngat menjalankan diet sehat dengan menyantap makanan ini. Tentu saja tetap harus diimbangi dengan makanan sehat lainnya agar diet terasa lebih menyenangkan. Selamat mencoba!
Berita Terkait
-
Arti Mimpi Beli Makanan atau Jajan, Benarkah Jadi Pertanda Rezeki?
-
Plastik Makanan Minuman Dominasi Sampah Laut di 112 Negara, Apa Solusinya?
-
Penerapan Hukum Makanan Tanpa Label di Era Modern ala Gus Nadir
-
Menilik Program MBG terhadap Tumpukan Sampah Sisa Makanan
-
Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI