Suara.com - Tahukah Anda, setiap emosi bisa mempengaruhi kesehatan? Baik itu cemas, marah, sedih, bahkan terlalu bahagia sekalipun bisa membuat beberapa organ tubuh menjadi terganggu.
Secara logika hal ini terjadi karena pikiran dan tubuh saling terhubung. Ketika marah misalnya, tubuh akan memproduksi hormon stres dan adrenalin yang membuat suasana hati menjadi kacau dan tak nyaman.
Berikut ini adalah penjelasan bagaimana emosi bisa mempengaruhi kesehatan Anda.
1. Marah bisa melemahkan liver
Kemarahan ternyata berpengaruh terhadap kesehatan liver. Ketika marah maka bagian liver akan tertekan dan jika terus menerus terjadi bisa menyebabkan gangguan yang lebih serius pada liver Anda. Marah juga bisa menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan, diare, dan siklus menstruasi pada perempuan.
2. Kecemasan bisa menyebabkan gangguan limpa
Cemas yang terlalu berlebihan bisa mengganggu limpa Anda. Selain itu masalah pencernaan mungkin juga timbul karena limpa letaknya dekat perut.
3. Bahagia bisa mempengaruhi kesehatan jantung
Terlalu bahagia juga bisa mengganggu kesehatan jantung Anda. Jika hal ini terjadi maka sederet masalah seperti cemas dan insomnia akan menyertai.
4. Terlalu memikirkan sesuatu bisa mempengaruhi limpa
Sebagian orang terlalu memikirkan sesuatu secara berlebihan. Cara berpikir seperti ini bisa mempengaruhi kesehatan limpa Anda. Hal ini juga akan menghilangkan nafsu makan dan membuat kulit Anda menjadi pucat.
5. Ketakutan bisa mempengaruhi ginjal
Saking takutnya terhadap sesuatu bisa jadi merangsang Anda untuk buang air kecil. Ternyata menurut sebuah penelitian, kecemasan dan tingkat ketakutan yang terlalu ekstrim bisa mempengaruhi kesehatan ginjal. Jika hal ini terus menerus berlanjut bukan tak mungkin ginjal Anda akan rusak.
6. Kesedihan mendalam bahayakan paru
Kesedihan mendalam akibat perpisahan atau kehilangan bisa mempengaruhi kesehatan paru-paru Anda. Tertekan, lelah, sulit bernapas, hingga tak henti-hentinya menangis bisa menjadi tanda dari gangguan itu. (Boldsky)
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia