Suara.com - Sinar matahari pagi dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, baik untuk kesehatan kulit maupun tulang. Tak jarang banyak orangtua yang sengaja menjemur buah hatinya yang masih bayi ke luar rumah untuk mendapatkan paparan sinar matahari pagi.
Tapi apakah Anda tahu, bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan memiliki hubungan dengan peningkatan berat badan.
Penelitian menunjukkan bahwa sinar matahari pagi secara langsung atau dalam ruangan bisa menaikkan berat badan buah hati Anda.
"Kami menemukan hubungan paparan sinar matahari dengan peningkatan massa tubuh (BMI) pada anak-anak, terutama pada dosis yang cukup besar," kata Cassandra Pattinson dari Queensland University of Technology di Brisbane, Australia.
"Ini pertama kalinya, penelitian mengungkap cahaya dapat berkontribusi pada berat badan anak-anak," kata Pattinson.
Untuk mendapatkan temuan ini, para peneliti mengamati dan menganalisa 48 anak-anak berusia 3-5 tahun. Selama dua minggu, peneliti mengukur tidur setiap anak, aktivitas dan paparan cahaya yang diterima bersama dengan tinggi dan berat badan mereka untuk menghitung BMI mereka.
"Cahaya buatan termasuk cahaya yang dipancarkan oleh tablet, ponsel, lampu malam, dan televisi yang banyak dialami oleh anak-anak modern sekarang ini memang dapat menaikan berat badan yang juga berperan terhadap meningkatkan obesitas pada anak-anak," Pattinson menjelaskan.
Penelitian ini mungkin mengingatkan agar orangtua lebih waspada dan membatasi paparan sinar matahari atau cahaya dari gadget secara langsung pada anak-anak. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Apakah Marina SPF 30 Bisa Bikin Kulit Cerah? Segini Harganya di Indomaret dan Alfamart
-
Body Lotion SPF 50 Apa yang Bagus? Cek 5 Rekomendasi untuk Lindungi Kulit saat Panas
-
6 Bedak Mengandung SPF agar Kulit Terlindungi Maksimal di Cuaca Panas
-
Sunscreen SPF 30 Tahan Berapa Jam? Intip 7 Pilihan yang Bisa Atasi Flek Hitam
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh