Suara.com - Tanya:
Selamat pagi Dokter,
Apakah boleh pemeriksaan papsmear dilakukan saat sedang hamil? Saya mengalami keputihan putih susu pekat dan berbau sudah cukup lama, bahkan sebelum hamil, disertai pula dengan kutil kelamin. Apakah bisa dilakukan papsmear saat hamil? Saat ini, usia kehamilan saya 6 minggu, Dok. Terima kasih, Dok.
Lita Nur
Jawab:
Halo Lita,
Keputihan bisa disebabkan berbagai macam. Terbanyak karena infeksi baik jamur atau bakteri. Pada perempuan hamil juga lebih sering terjadi karena kondisi hormon dan kelembapan tubuh yang meningkat. Sebaiknya dicek apakah keputihan ini akibat jamur atau bakteri. Biasanya dokter Anda akan melakukan pemeriksaan dengan melihat daerah vagina dan mengambil sampel pada keputihan tersebut untuk diperiksa jenis mikroorganismenya, apakah jamur atau bakteri.
Papsmear tujuan utamanya adalah mendeteksi adanya kelainan berupa lesi prakanker mulut rahim. Jadi yang dicari adalah adanya sel-sel yang mencurigakan ganas pada mulut rahim. Namun dia juga bisa mendeteksi kelainan lainnya seperti radang atau keputihan.
Kapan waktu dilakukan papsmear? Jika hamil boleh kapan saja, dengan disertakan keterangan hamil berapa bulan. Namun jika ada keputihan baiknya justru diobati dulu karena khawatir sel-sel pada mulut rahim malah tidak bisa terdeteksi, karena tertutup oleh keputihannya.
Biasanya dokter akan menunda papsmear dan mengambil swab atau sampel keputihan saja. Jika papsmear akan dilakukan syaratnya 24 jam sebelumnya tidak ada senggama.
Terima kasih, semoga membantu, ya.
Dijawab oleh dr. Deffy Leksani Anggar Sari
Sumber: www.meetdoctor.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?